Jangan Jenuh, Datanglah ke Telaga Wisata Maccopa Bersama Keluarga

Pengunjung Telaga Wisata Maccopa menikmti aktivitas memancing ikan, Sabtu, 27 Maret 2021. (FOTO: MUHAMMAD YUSUF/MATAMAROS.COM)

NADJA beruntung memiliki pekarangan yang cukup luas. Sangat luas malah jika kita menyebutnya pekarangan, sebab bujur sangkarnya mencapai 1 hektare. Ada kolamnya pula.

Maka tidak sulit baginya menyediakan tempat bersantai untuk keluarganya. Dia membangun pendopo di bibir kolam. Juga taman bunga, peternakan puyuh, dan mengembangbiakkan ikan.

Read More

Nadja dan orang-orang terdekatnya pun bisa rekreasi setiap hari. Entah sudah berapa banyak foto kebersamaan mereka di situ, di lokasi yang berada dalam Perumahan Griya Maros Indah Barambang, Lingkungan Sambotara, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai itu.

Foto-foto itu juga yang membuat banyak orang penasaran kemudian berkunjung. Nadja menilai ada peluang di situ.

“Awalnya sebagai tempat santai keluarga. Tetapi setelah dibangun ternyata berpotensi menjadi objek wisata,” katanya, Sabtu, 27 Maret 2021. Dia menyadari itu setelah delapan tahun membangun destinasi tersebut.

Maka mulailah pengunjung berdatangan. Akhir pekan, tentu saja, menjadi waktu paling ramai. Sebab memang konsepnya untuk wisata keluarga.

Lahan parkir yang luas sampai penangkaran berbagai macam burung menjadi daya pikat tambahan.

Sudah saatnya pula kawasan tersebut diberi nama. Telaga Wisata Maccopa menjadi pilihan. Hidangan segar dari ikan nila, ikan lele, hingga burung puyuh disediakan bagi mereka yang butuh kulineran.

“Dulunya kawasan ini tidak produktif. Sekarang kami desain untuk itu, memanfaatkan kolam sebagai tempat bagi orang-orang yang hobi memancing. Mereka yang suntuk di rumah karena pandemi atau pekerjaan bisa datang ke sini bersama keluarga,” ucapnya.

Pendopo di atas kolam. (FOTO: MUHAMMAD YUSUF/MATAMAROS.COM)

Pandemi, apalagi saat awal-awal masuknya virus corona, memang membuat Nadja semakin yakin Telaga Wisata Maccopa dibutuhkan orang. Tempat membuang rasa jenuh, segala penat.

Apalagi lokasinya cukup dekat dari Maros kota. Kira-kira 4,5 kilometer dari Kantor Bupati Maros. Kami coba menghitung waktu tempuh dari titik itu ke Telaga Wisata Maccopa, hanya 11 menit dengan kendaraan roda dua berkecepatan sedang.

Di tempat ini juga pengunjung bisa menyeruput berbagai macam minuman, seperti kopi dan jus.

“Setiap hari (buka). Mulai pagi sampai tengah malam,” ujarnya.

Rata-rata yang datang, beber Nadja, merupakan pegawai kantoran. Sesekali dia menggelar lomba memancing di situ. Peserta tidak hanya dapat ikan tapi juga sejumlah uang tunai. (muhammad yusuf)

Penulis : | Editor :

Related posts