Harga Elpiji 3 Kg Naik Per Hari Ini, Termasuk di Maros

Pekerja salah satu agen elpiji bersiap mengantar barang ke pengecer. (FOTO: IST)

MAROS, MM – Pengeluaran rumah tangga masyarakat bertambah mulai hari ini, Kamis, 1 April 2021. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menetapkan harga eceran tertinggi (HET) Liquiefed Petroleum Gas (LPG) atau elpiji 3 kg menjadi Rp18.500. Sebelumnya Rp15.500.

Dalam Peraturan Gubernur yang diteken Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, kenaikan itu tertuang dengan imbauan untuk secepat mungkin melakukan sosialisasi.

Read More

Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Kopumdag) Maros, Kamaluddin Nur menuturkan, pemerintah kabupaten akan menerbitkan surat edaran.

“Saat ini kami masih melakukan sosialisasi ke masyarakat dan pengecer soal perubahan harga itu. Pengecer dan agen distributor juga diminta untuk memasang harga sesuai HET,” katanya.

Rencananya, Dinas Kopumdag akan melakukan monitoring untuk memastikan penyesuaian harga tertinggi.

“Jadi setelah ini, kita akan layangkan surat lagi ke pengusaha elpiji ( distributor) agar mengacu kepada pergub tentang penggunaan HET LPG,” ungkapnya.

Selain sosialisasi HET LPG, Pemkab Maros juga menghimbau kepada ASN hingga usaha menengah yang memiliki penghasilan di atas Rp1.500.000, untuk tidak menggunakan elpiji 3 kilogram.

Inir Yorifa, seorang warga Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros malah mengaku kaget dengan pengumuman kenaikan itu. Sebab selama ini dia sudah membeli elpiji 3 kilogram dengan harga hingga Rp20 ribu.

“Itu sudah yang paling murah. Ternyata HET-nya hanya Rp15.500 toh. Bertahun-tahun kami beli dengan sangat mahal,” ujarnya. (suf) 

Penulis : | Editor :

Related posts