4 Tahun Melawan Sakit karena KDRT, Sempat Ditolak RS, Yuliana Tutup Usia

Yuliana saat terbaring di rumah sakit. (FOTO: DOK/MM)

YulMAROS, MM – Yuliana (22 tahun) yang sempat menyita perhatian publik karena sakit infeksi usus dan tak punya biaya berobat, mengembuskan nafas terakhir, Minggu malam, 4 April 2021. Warga Dusun Lekoala, Desa Borikamase, Kecamatan Maros Baru, Maros itu tutup usia kira-kira pukul 21.00 Wita di RSUP Wahidin Sudirohusodo, Makassar.

Yuliana memang sudah bertahun-tahun menderita sakit. Dia korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Luka bekas tikaman suaminya, kira-kira empat tahun lalu, sempat membaik setelah operasi.

Read More

Namun tuntutan ekonomi setelah ditinggal pergi suaminya membuat ia harus bekerja. Padahal luka bekas operasi belum sembuh betul.

Awal 2020, Yuliana kembali tumbang. Lukanya mengalami infeksi. Namun sembilan bulan dia hanya bisa terbaring di rumah saudaranya di Lingkungan Mangallekana, Kelurahan Bajipamai, Kecamatan Maros Baru dengan pengobatan seadanya. Dia tidak memiliki biaya.

Baru pada Oktober tahun lalu, kabar soal Yuliana menyeruak dan menuai empati dari berbagai pihak hingga pemerintah. Dirinya pun dibawa ke RSUD Salewangang. Akan tetapi lukanya cukup serius sehingga dirujuk ke RSUP Wahidin Sudirohusodo.

Saat ke RSUP Wahidin, Yuliana sempat ditolak pihak rumah sakit.

“Pernah ditolak karena didaftarkan menggunakan BPJS. Pihak RSUP minta supaya masuk di bagian umum,” ujar Yulianti, adik Yuliana, Senin, 5 April 2021.

Tubuh yang semakin hari semakin kurus membuat ia tak mampu bertahan lebih lama. Belasan kantong darah juga telah dihabiskan demi kesembuhannya. Malam tadi dia berpulang.

Anggota DPRD Sulsel, Andi Muhammad Irfan AB yang pernah terlibat dalam penanganan urusan administrasi Yuliana turut mengungkapkan duka cita. “Semoga Yuliana husnulkhatimah,” harapnya. (suf)

Penulis : | Editor :

Related posts