Pemkab Maros Izinkan Tarawih Berjemaah di Masjid

Bupati Maros, Chaidir Syam (kanan) pada acara wisuda santri bersama BKPRMI Maros, beberapa waktu lalu. (FOTO: KOMINFO MAROS)

MAROS, MM – Tarawih berjemaah pada Ramadan 1442 Hijriah juga boleh dilaksanakan di Maros. Bupati Chaidir Syam mengatakan, pemerintah kabupaten bakal membolehkan salah satu amaliah bulan suci itu digelar di masjid-masjid.

“Kami sudah komunikasikan dengan MUI (Majelis Ulama Indonesia). Insyaallah Pemkab Maros izinkan salat Tarawih di masjid. Tentu dengan protokol kesehatan,” ujar Chaidir kepada MataMaros.com, Rabu, 7 April 2021.

Read More

Berbagai persiapan pun difasilitasi. Semisal vaksinasi untuk para ulama dan dai. Saat ini, kata Chaidir, sudah mulai dilakukan.

Targetnya, semua pendakwah dan imam yang akan bertugas sepanjang Ramadan, sudah divaksin sebelum berinteraksi dengan jemaah.

Chaidir berharap jemaah juga bisa disiplin, demi kebaikan bersama. Memakai masker misalnya, sudah semestinya menjadi kebiasaan.

Vaksinasi untuk masyarakat juga mulai dilakukan, meski baru berbasis instansi. Terakhir, sasaran suntikan adalah aparatur pemerintah desa di 14 kecamatan.

Senin lalu, Kementerian Agama RI menerbitkan surat edaran. Salat tarawih hingga Idulfitri diizinkan dengan pembatasan, hanya 50 persen dari total kapasitas tempat yang digunakan.

“Salat Idulfitri 1 Syawal 1442 H/2021 M dapat dilaksanakan di masjid atau di lapangan terbuka dengan memerhatikan protokol kesehatan secara ketat. Kecuali jika perkembangan Covid-19 mengalami peningkatan berdasarkan pengumuman Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk seluruh wilayah negeri atau pemerintah daerah di daerahnya masing-masing,” demikian bunyi surat edaran yang ditandatangani Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (abr) 

Penulis : | Editor :

Related posts