Perusahaan di Maros Wajib Bayar THR, Tidak Boleh Dicicil

Kadisnaker Maros, Amiruddin. (FOTO: MM)

MAROS, MM – Perusahaan di Kabupaten Maros diwajibkan membayarkan tunjangan hari raya (THR) karyawannya secara penuh.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Maros, Amiruddin mengatakan, pihaknya mengacu Surat Edaran Kementerian Ketenagakerjaan RI nomor M/6/HK.04/IV/2021, tentang pelaksanaan pemberian tunjangan hari raya keagamaan.

Read More

“Sekarang sudah tidak bisa lagi dicicil. Apalagi sama sekali tidak membayarkan. Karena, sudah banyak bantuan pemerintah kepada perusahaan,” klaim Amiruddin, Rabu, 28 April 2021.

Untuk pembayarannya, Amiruddin bilang, selambat-lambatnya dibayarkan pada tujuh hari sebelum hari raya.

Sejumlah sanksi pun menanti perusahaan yang tidak membayarkan THR karyawannya. Ada sanksi teguran tertulis, administrasi, penutupan sebagian usaha sampai pencabutan izin perusahaan.

“Paling lambat sekali hari H (Lebaran). Ini sesuai PP 36 tahun 2021,” katanya.

Disnaker Maros tengah mendirikan posko pengaduan THR. Dktempatkan di Kantor Disnaker Maros. Pelayanan dilakukan setiap hari kerja mulai pukul 09.00 Wita sampai pukul 15.30 Wita.

“Kalau perusahaan tidak mampu membayarkan THR karyawannya, dipersilakan untuk melakukan dialog dengan baik dan tentunya memperlihatkan bukti audit keuangan,” beber Amiruddin.

Di Kabupaten Maros terdapat 254 perusahaan swasta. (suf) 

Penulis : | Editor :

Related posts