Pesan Chaidir untuk Investor Masuk Maros: Tenaga Kerja Lokal Minimal 60 Persen

Bupati Maros, Chaidir Syam. (FOTO: IST)

MAROS, MM – Pemerintah Kabupaten Maros akan meluncurkan program ramah investasi. Bupati Chaidir Syam belum memastikan waktunya namun dia menyebut tidak lama lagi.

“Dalam waktu dekat ini,” ujarnya di sela dialog ketenagakerjaan memperingati Hari Buruh di Baruga A Kantor Pemkab Maros, Sabtu, 1 Mei 2021.

Read More

Di hadapan elemen buruh, Chaidir menegaskan komitmennya. Kata mantan ketua DPRD Maros itu, investasi apapun yang masuk ke Maros, diwajibkan menampung tenaga kerja lokal, minimal 60 persen.

Pria 44 tahun itu meminta para pekerja untuk sungguh-sungguh meningkatkan kualitas. Sehingga ketika ada lapangan kerja dari industri yang hadir di Kabupaten Maros, sumber daya manusia (SDM) sudah siap.

“Selama ini yang menjadi kendala adalah para investor beralasan bahwa SDM kita, masyarakat Maros tidak memenuhi kualifikasi,” tutur ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Maros itu.

Dialog bertema Omnisbuslaw Klaster Ketenagakerjaan itu dihelat Dewan Pimpinan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

Selain Chaidir, pembicara lainnya adalah Andi Muhammad Irfan AB (anggota DPRD Sulsel), Andi Basir (praktisi ketenagakerjaan), Sibali (hakim Ad Hoc PHI), dan Aminay Arsyad (Kepala BPJamsostek Cabang Maros).

Dialog Ketenagakerjaan memperingati Hari Buruh di Maros, Sabtu, 1 Mei 2021. (FOTO: MM)

Chaidir sekaligus mengumumkan bahwa seluruh pegawai non-ASN Pemkab Maros sudah mendapat jaminan BPJamsostek (BPJS Ketenagakerjaan).

Sejak awal April terdata 4.300 pekerja non-ASN di Pemkab Maros telah terlindungi untuk dua program jaminan sosial, yakni kecelakaan kerja dan jaminan kematian. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts