Pohon Pinus Tumbang Tewaskan 2 Orang, Objek Wisata Tala-tala Ditutup

Polisi menunjukkan titik kejadian di Hutan Pinus Tala-tala. (FOTO: IST)

MAROS, MM – Hutan Pinus Tala-tala, Kecamatan Tompobulu, destinasi primadona baru di Kabupaten Maros, mesti ditutup sementara waktu. Buntut insiden pohon tumbang yang menewaskan dua anggota paskibra asal Makassar.

Bupati Maros, Chaidir Syam menyebut kejadian tersebut merupakan insiden tidak terduga.

“Kejadian tersebut tidak dapat diprediksi sebab memang angin sangat kencang dan menimpa peserta yang sedang berwisata” ucapnya saat ditemui di Kecamatan Tanralili, Minggu, 30 Januari 2022.

Bukan hanya Tala-tala, destinasi lain yang dinilai rawan cuaca ekstrem juga bakal ditutup. “Kita akan pelajari dan investigasi serta melakukan yang terbaik bagi wisatawan yang berkunjung ke Tala-tala,” imbuh pria 44 tahun itu.

Insiden di Tala-tala terjadi Sabtu, 29 Januari 2022. Dua warga Makassar, Dekris Cristian Patinggi (19 tahun) warga Jalan Parumpa, Biringkanaya, Makassar, dan Ahmad Apriansyah (16), warga Perumnas Sudiang tengah mengikuti kegiatan program kerja paskibra.

Kapolsek Tompobulu, AKP Sunardi mengatakan, korban sedang ikut penerimaan anggota baru paskibra angkatan VII, VIII, dan IX di SMK/SMTI Makassar.

Saat itu hujan deras disertai angin kencang. Pohon pinus menimpa tenda perkemahan dan tenda tempat kegiatan.

“Tidak hanya merusak tenda, tapi insiden ini juga menelan dua orang korban. Satu orang korban tewas di TKP setelah mengalami luka dalam karena tertindis pohon di perut,” ucapnya.

Satu korban lain meninggal dunia di Puskesmas Tompobulu akibat mengalami luka dalam, sesak napas, serta luka robek bagian kepala belakang.

“Korban luka sebanyak 4 orang. Korban luka juga dibawa ke Puskesmas Tompobulu untuk dilakukan perawatan dan visum et repertum,” jelasnya.

Kegiatan paskibra diikuti sekitar 30 orang. Mereka mendirikan beberapa tenda. (ast)