NEWS  

Eranya Berbeda, Ketua DPRD Minta Bupati Maros Dahulukan Hasil Musrenbang

Dari kiri; Ketua DPRD Maros, Andi Patarai Amir dan Bupati Maros, Chaidir Syam, serta Kepala Dinas Perkimtan Sulsel, Iqbal Suhaeb, melangkah menuju ruangan kegiatan, Kamis, 24 Maret 2022. (FOTO: IST)

MAROS, MM – Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) adalah era new normal. Sebab, kata Ketua DPRD Maros, Andi Patarai Amir, era baru sedang dimulai.

Berbicara pada Musrembang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang dilaksanakan Pemkab Maros, Kamis, 24 Maret 2022, Patarai menyebut situasi kini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Sebelumnya, hasil Musrembang yang terserap tidak sampai 10 persen. Malah ada program bisa masuk dari jendela. Lewat samping kiri dan kanan. Sekarang tidak bisa,” tuturnya di Gedung Serbaguna, Turikale, Maros.

Alumni Unhas itu menjelaskan, data dan informasi yang digunakan dalam penyusunan dokumen perencanaan mesti sama yang dimasukkan ke SIPD.

SIPD juga membuat data-data pembangunan daerah semakin lengkap dan terpust. Bappeda diyakini tak akan kesulitan mengumpulkan data dari setiap organisasi perangkat daerah (OPD).

Patarai meminta Bupati Maros, Chaidir Syam, benar-benar mendahulukan program dari Musrembang. Apalagi yang memang prioritas dan sesuai dengan target capaian RPJMD.

Ia pun meminta hasil Musrembang RKPD nanti terlebih dahulu didudukkan bersama. “Agar perencanaan pembangunan tahun anggaran akan datang tersusun secara aspiratif. Program yang diserap dari masyarakat minimal bisa masuk 50 persen,” sambung politikus Partai Golkar itu.

Chaidir menyebut Musrenbang RKPD tahun 2023 memang untuk menyelaraskan kebijakan, prioritas, dan sasaran pembangunan daerah dengan arah kebijakan.

“Fokusnya adalah peningkatan ketahanan ekonomi dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan hidup dan ketahanan bencana,” katanya. (ast)