MAROS, MM – Manggung di depan banyak orang lagi sejak pandemi Covid-19, Mohammad Istiqamah Djamad, dilanda haru. Dan itu dilakukannya di Maros, Minggu malam, 29 Mei 2022, dalam perhelatan Maros Youth Fest yang digelar C-Youth Collaboration di pelataran Grand Mall, Batangase.
Is, nama bekennya, mengaku sempat mengira orang-orang akan melupakannya serta lagu-lagunya setelah keluar dari Payung Teduh pada 2018.
“Ternyata kalian masih hapal semuanya. Surga ki,” ucapnya dengan logat Bugis-Makassar. Is lahir di Makassar, 24 Januari 1984.
Bersama Pusakata, Is menyanyikan berbagai lagu lama maupun dari album terbarunya. Tetapi tidak semua yang pernah hits ia bawakan.
Is mengaku rela mulai dari nol.
“Saya sudah pernah di titik yang mungkin disebut orang sebagai terkenal itu. Sekarang saya biasa saja,” katanya.
Is menutup penampilannya dengan “Akad” dan “Ruang Tunggu”. Anak-anak muda Maros mengelu-elukannya dan menyanyikan dua lagu pemungkas itu dengan fasih.
“Bahagia ki semua. Bosi dalle to,” tuturnya menanggapi hujan rintik-rintik yang mulai turun.
Setelah Pusakata, giliran band indie kawakan lainnya yang beraksi; Fourtwnty.
Maros Youth Fest 2022 adalah event yang sempat tertunda karena puncak pandemi. C-Youth Collaboration melanjutkan proyeknya setelah sebaran virus melandai. Didukung oleh MataMaros.com dan lainnya, termasuk Mr’Green Production sebagai partner concept & production backstage. (abr)







