MATAMAROS.COM – Lima calon ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMAN 1 Maros bakal adu gagasan, Rabu malam, 29 Juni 2022. Mereka akan diuji di hadapan ratusan audiens, disiarkan saluran televisi dan radio, serta tiga panelis.
Para panelis juga merupakan alumni Smansa Maros. Dr Widya Karmila Sari Achmad, M.Pd dari angkatan 1992, Prof Dr Muh Harun Achmad drg, M.Kes, Sp.KGA, KKA(K), FSASS angkatan 1989, dan Dr M Ramli AT, M.Si angkatan 1985.
Sepak terjang ketiganya tak diragukan. Widya adalah dosen senior Pendidikan Keguruan SD di UNM dan sejak 2019 bahkan menjadi Ketua Umum Himpunan Dosen PGSD Indonesia (HDPGSDI).
Harun dosen Fakultas Kedokteran Gigi Unhas. Ia menghentak publik saat namanya masuk dalam daftar 2 persen ilmuwan paling berpengaruh di dunia yang dirilis World Ranking Scientists, dipublikasikan Stanford University dan Elsevier BV. Hanya 58 ilmuwan dari Indonesia dari lembaga riset dan perguruan tinggi yang lolos.
Ramli adalah sosiolog Unhas. Pria kelahiran Bantimurung itu menyelesaikan pendidikan doktornya di Universitas Indonesia, dengan spesialisasi keahlian sosiologi perkotaan.
Harun menuturkan, debat kandidat atau yang diistilahkan panitia sebagai brain storming ini sangat penting. Inilah ajang bagi pemilik suara maupun alumni Smansa Maros secara luas untuk menilai kemampuan calon ketua.
“Bukan panelis yang akan menilai. Tidak ada benar-salah. Kami hanya mencoba menguji dengan pertanyaan-pertanyaan untuk menajamkan visi misi serta untuk melihat analityc thinking mereka,” ucap akademisi yang dinobatkan sebagai periset unggul Unhas 2019 itu.

Lima calon ketua yang akan berdebat malam ini adalah Andi Sukarman Muchsinuddin (angkatan 1990), Andi Askandar (1988), Faradillah Usman (2006), Muhammad Jabbar (1999), dan Edi Supriyadi Budiman (2003).
Sekretaris panitia Mubes IKA Smansa Maros, Lory Hendrajaya menyebut, pihaknya telah menyebar undangan terbuka untuk para alumni. Debat akan digelar malam hari, mulai pukul 20.00 Wita, di Warkop Al Fayyadh, Maccopa.
“Bagi yang di luar Maros dan di luar negeri, bisa menyaksikan di Maros TV, mendengar di Maros FM, dan membaca di MataMaros.com,” tuturnya. (abr)







