MATAMAROS. COM — Rumah Sakit Pratama Maros akan segera dibangun di Kecamatan Camba, Maros. Tipe D. Pembangunan akan dimulai awal 2023 dan ditargetkan selesai dalam satu tahun.
Kepala Dinas Kesehatan Maros, Muhammad Yunus mengatakan, rumah sakit ini dibangun di atas lahan 2 hektare. Studi kelayakan pun telah dilakukan. Saat ini tahap pematangan lahan.
“Pembangunan fisik rencananya akan dimulai tahun depan jika dananya sudah ada,” ujar Yunus, Rabu, 16 November 2022.
Mantan Kepala Puskemas Bantimurung itu menambahkan, pembangunan rumah sakit akan menelan anggaran Rp70 miliar. Pembangunan fisik Rp50 miliar, pengadaan alat kesehatannya Rp20 miliar.
Ada 50 tempat tidur yang akan disediakan. Bakal ada juga empat dokter spesialis.
Yunus menuturkan 2-3 tahun ke depan rumah sakit ini sudah bisa menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD). Proyeksinya Rp10 miliar hingga Rp20 miliar per tahun. Rujukannya adalah RSUD dr La Palaloi yang merupakan tipe C dan menghasilkan Rp40 miliar per tahun.
Sementara itu, Bupati Maros Chaidir Syam mengatakan pembangunan rumah sakit di Camba ini menjadi salah satu fokus pemerintah pada 2023 mendatang.
“Akses warga jika ada rujukan sangat sulit. Sudah banyak korban yang tidak terselamatkan karena jarak Camba ke pusat kota itu terlalu jauh sehingga penangannya terlambat,” ujarnya.
Pemkab Maros mengajukan pinjaman ke PT Sarana Multi Infrastruktur(Persero) sebesar Rp110 miliar. Selain untuk rumah sakit, ada Rp47 miliar untuk pembangunan Pasar Sentral Turikale.
Dana sebesar Rp110 miliar akan dibayar selama lima tahun dengan bunga 7,8 persen. (ast)







