Satu Platform, Segala Kebutuhan

Aplikasi BTN menawarkan banyak fitur.

Lewat aplikasi digital, BTN tak hanya membuat masyarakat bisa mendapatkan rumah impiannya. Tetapi juga kebutuhan setelah rumah itu dimiliki. Misalnya untuk keperluan renovasi, memperbaiki atap yang bocor, bahkan hingga membersihkan tungau di kasur.

 ***

MEMILIKI rumah bukan impian satu atau dua tahun bagi Erni Bundu, seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Selama bertahun-tahun dia yang berasal dari sebuah desa nun jauh di dataran tinggi, merawat keinginan itu di pikirannya, menjadikannya kalimat dalam doa. Kadang saat sarapan sebelum menyiram bunga-bunga di halaman rumah kontrakannya, dia minum teh sembari menatap brosur-brosur.

Tak terhitung juga berapa perumahan yang Erni datangi. Ya namanya juga usaha. Siapa tahu ada yang cocok dengan kondisi keuangan keluarga milenial. Perumahan yang dikunjunginya bersama suami, kadang juga mengajak anak, mulai dari yang subsidi sampai yang komersil.

Tetapi teknologi jua yang akhirnya memudahkan. Perjalanan mereka tak lagi membutuhkan kendaraan dan tentu saja bensin. Tidak perlu pula bermandi peluh dan debu. Hanya dengan rebahan atau bersandar santai di sofa, Erni sudah “tiba” di perumahan manapun yang dia inginkan. Bahkan bisa berada di beberapa perumahan dalam waktu bersamaan.

Apa itu ajaib? Tidak juga. Tetapi kehadiran aplikasi BTN Properti memang mempermudah. Tur bisa dilakukan secara virtual. Di layar ponsel, bisa sambil scroll resep makanan di TikTok. Perumahan-perumahan bisa dibandingkan lokasi, fasilitas, atau harganya di menu komparasi yang tersedia pada aplikasi tersebut.

Lewat BTN Properti itulah Erni melihat rumah demi rumah. Dia memang tak bisa menyentuh dindingnya atau meraba cat rumahnya, namun setidaknya ada informasi awal yang bisa membantu. Di situ juga sarjana keperawatan dari Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar itu bisa mendapat bayangan harga dan skema pembiayaannya. Termasuk berapa yang mesti dia sisihkan setiap bulan jika pengajuan KPR-nya diterima.

Sebenarnya dia bisa juga mengajukan KPR melalui aplikasi itu. Namun karena kantor cabang BTN tidak begitu jauh dari tempat tinggalnya, dia pun memilih untuk datang langsung. Meski dia berangkat dengan rasa trauma. Beberapa kali portofolio yang ia ajukan selalu berujung penolakan dari beberapa lembaga pembiayaan. Berkali-kali ia meninggalkan kantor bank dengan langkah dan napas yang berat lantaran kecewa.

“Banyak bank lebih percaya kepada mereka yang pegawai negeri atau karyawan swasta. Mungkin ada garansi pendapatan yang sama setiap bulannya. Tetapi kami juga mendambakan bisa punya rumah sendiri. Kecil dengan satu kamar juga tidak masalah,” tutur Erni, Senin, 6 Februari 2023.

“Pandemi membuat kami yang hidup dari bisnis semakin diragukan,” imbuh Erni. Usianya 33 tahun dan gemar nonton web series bertema kehidupan rumah tangga.

Namun kekhawatirannya berujung kesenangan. Komunikasi yang dibangunnya dengan tim marketing KPR di BTN Makassar membuahkan hasil. Pada suatu pagi, Erni tak ingat kapan persisnya, jelasnya di awal Desember dan sudah mulai musim hujan, Arman HS, pimpinan A3 Mulia Residence, perumahan yang ditunjuknya, menyodorkan sebuah kertas berukuran A4. Isinya simulasi KPR di BTN dan sedang ada promo untuk nasabah non fixed income. Erni jelas masuk di kategori itu.

Promo itu membuatnya bisa memilih tenor 15 hingga 20 tahun. Lalu pada satu hingga lima tahun pertama bisa mendapatkan angsuran lebih rendah dari program reguler. Erni pun semakin memantapkan langkah ke kantor BTN.

Erni ingat betul waktu itu ia tersenyum meski belum tahu berkasnya bakal diterima BTN atau tidak. Kemungkinan “tidak” belakangan ini sangat sering ia rasakan dan diakuinya menoreh rasa trauma. Tetapi tak ada salahnya dicoba lagi.

Dua pekan kemudian tim survei BTN mendatanginya dan tempat usaha suaminya di jantung kota Maros. Maros adalah sebuah kabupaten yang bertetangga dengan Kota Makassar. Bandara Internasional Sultan Hasanuddin berada di situ, walau hampir semua orang yang naik pesawat pasti menyebut dirinya menuju atau terbang dari Makassar.

Erni menanti kabar setiap hari sembari memasukkan adonan kue jualannya ke mesin kecilnya. Dia menaburi kuenya dengan keju atau cokelat atau rasa lain sambil berharap ada yang menelepon untuk urusan KPR dari BTN.

Beberapa hari berlalu, bukan panggilan telepon yang datang, melainkan pesan chat di WhatsApp. Isinya sebuah dokumen berbentuk PDF.

“Itu SP3K. Betapa senangnya kami,” tutur Erni.

SP3K adalah Surat Penegasan Persetujuan Penyediaan Kredit. Pengajuan KPR Erni diterima dan paling lambat 14 hari harus mengurusnya ke kantor BTN di Makassar.

Tentu saja, seperti yang mungkin Anda sebagai pembaca prediksi, tidak butuh 14 hari untuk Erni datang. Hanya beberapa hari kemudian dia sudah ke sana, lengkap dengan beberapa lembar materai untuk akad kredit. Hari itu Hari Jumat. Proses tanda tangan dilakukan usai Jumatan.

Erni pun merasa berjodoh dengan BTN. Bolak-balik bank lain, berkasnya selalu ditolak. Namun di bank itu, “lamaran” diterima dan akad digelar di hari penuh berkah.

Program khusus untuk nasabah bukan pegawai atau karyawan membuatnya bisa masuk kriteria. Setelah akad kredit, dia pun rutin mengunjungi rumah itu, mendampingi tukang membenahi plafon dan mengganti warna cat. Dinding dalam berwarna cokelat muda. Luarnya hijau menjurus biru atau biru menjurus hijau; Anda bebas membolak-balik penyebutannya, yang jelas itu warna pilihan Erni untuk menandai kebahagiaannya.

Aplikasi Super

Erni tak menghapus aplikasi BTN Properti di ponselnya. Sebab setelah memiliki rumah pun, aplikasi itu masih dia butuhkan.

BTN Properti tak cuma berisi layanan untuk memilih dan membeli rumah, namun juga layanan setelah rumah sudah ditinggali. Pada fitur Home Service misalnya, Erni bisa memesan jasa perbaikan atap bocor, servis AC, hingga pembersihan sofa. Jasa penyedoan tungau di kasur juga disediakan di situ.

“Bahkan ternyata, hingga layanan pijat profesional juga ada di BTN Properti. Jadinya kita benar-benar bisa menikmati rumah,” ucap Erni. Di situ juga Erni bisa mengikuti pameran perumahan virtual. Siapa tahu ada yang cocok dan ada rezeki untuk rumah kedua.

BTN Properti hanya satu dari sekian digital channel yang dimiliki BTN. Ekosistem digital dibangun. BTN Properti for Developer ditujukan khusus bagi para pengembang untuk melengkapi konsep one stop shop housing ecosystem yang telah diusung perseroan. BTN tak hanya bekerja sama dengan pengembang, tetapi hingga tukang-tukannya sekalian.

Ada juga BTN Smart Residence yang menjembatani penghuni dan pengelola dalam pembayaran tagihan, iuran, pertukaran informasi hingga keluhan atau pengaduan dari pelanggan.

Nah, menyambut ulang tahunnya ke-73 tahun pada 9 Februari 2023, BTN pun meluncurkan SuperApp BTN Mobile. Aplikasi ini yang merangkum seluruh rangkaian saluran digital yang dimiliki BTN.

Pastinya, nasabah tetap hanya tinggal memainkan smartphone untuk mencari rumah, melakukan akad kredit rumah, merenovasi, membeli pasir, semen, batu bata, dan material bangunan lainnya, hingga mengadakan perabotan untuk mengisi rumahnya.

Direktur Utama Bank BTN, Haru Koesmahargyo, menuturkan, SuperApp BTN Mobile melengkapi fundamental Bank BTN menjadi one stop shop housing ecosystem. Ekosistem yang lebih besar dan spesifik di perumahan pun bisa lebih digalang.

SuperApp BTN Mobile memang akan menyatukan Mobile Banking BTN, Internet Banking BTN, BTN Properti, BTN Properti for Developer, Smart Residence, dan rumahmurahbtn.co.id. Seluruh layanan digital tersebut akan terintegrasi.

Direktur IT & Digital Bank BTN, Andi Nirwoto mengatakan, SuperApp BTN Mobile akan melayani kebutuhan finansial penggunanya yang terkait life circle ecosystem BTN di sektor perumahan. Hanya lewat satu platform.

“Mulai kepemilikan rumah, sampai dia tinggal di dalamnya, di luar kebutuhan transaksi dasar seperti bayar listrik, air, gas, pajak (PBB). Konsep utama BTN Mobile menyediakan segala kebutuhan dari ekosistem perumahaan para nasabah BTN. Ini yang akan menjadi pembeda dengan yang lain,” katanya.

BTN menargetkan SuperApp akan mendorong penambahan 1 juta pengguna baru, yang dikombinasikan dengan kenaikan 25-30 persen volume transaksi pada tahun pertama. Kaum milenial menjadi segmen yang diyakini akan paling antusias dengan transformasi ini.

Dobel Digit

BTN memang semakin serius menggarap ekosistem digital di sektor properti. Transformasi coba dilakukan namun tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Keseluruhan produk pembiayaan rumah BTN saat ini makin mudah diakses. Empat aspek yakni living, renting, buying, dan selling tersedia di situ.

Setelah matang di aspek buying dengan produk KPR tadi, Bank BTN mematangkan aspek di sektor selling atau jual lewat aplikasi digital rumahmurahbtn.co.id untuk rumah lelang/second.

Sementara di aspek renting atau sewa baru baru ini Bank BTN meluncurkan KPR Rent to Own (KPR RTO) yang memberikan kesempatan penyewa rumah untuk membeli rumah yang mereka sewa lewat skema KPR RTO.

Kemampuan adaptasi membuat kinerja PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) begitu ciamik sepanjang 2022 lalu. Penyaluran kredit unaudited naik 8,5 persen.

Wakil Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu menyatakan, penyaluran kredit terbesar berasal dari sektor KPR subsidi; mendekati dua digit. KPR di segmen ini tumbuh lebih tinggi dibandingkan menengah ke atas.

BTN menargetkan penyaluran kredit bisa tumbuh 10 hingga 11 persen YoY di 2023. Terutama dari sektor KPR, lalu didukung segmen komersial, dan UMKM.

“Yang menarik juga di 2023,  pemerintah telah menaikkan kuota (rumah subsidi) 10 persen dari 200.000 unit menjadi 220.000 unit rumah. Belum lagi yang dari program Tapera dan dana bergulirnya (FLPP),” tutur Nixon.

Plang nomor rumah bersubsidi yang dibiayai BTN di Bukit Indah Kapuk, Maros, Sulawesi Selatan.

Transformasi internal dan situasi eksternal yang mendukung membuat BTN yakin bisa mengumumkan kinerja yang lebih tinggi pada ulang tahun berikutnya, 2024 mendatang. (imam dzulkifli)