MATAMAROS.COM – Para peserta seleksi calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Maros ternyata harus merogoh kocek dalam-dalam untuk perjuangannya. Terutama untuk mengikuti tes kesehatan.
Setiap orang mesti membayar Rp1.195.000. Seperti 285 calon PPPK guru yang mengikuti tes kesehatan mulai hari ini.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Maros, Andi Sri Wahyuni AB tak menampik. Dia mengakui sejak angkatan sebelumnya sudah seperti itu.
“Iya dari dulu. Karena memang kita tidak menganggarkan untuk pemeriksaan kesehatan,” ucapnya, Rabu, 26 April 2023.
Salah satu calon PPPK memang mengaku membayar Rp1.195.000 untuk melakukan pemeriksaan kesehatan demi kelengkapan berkas.
“Kami berharap ada keringanan dari pemerintah. Atau setidaknya memberlakukan BPJS,” ucapnya. Sayang, dia enggan identitasnya ditulis.
Mulai hari ini, 285 calon PPPK guru mengikuti tes kesehatan. Diawali dengan tes kejiwaan di Ruang Pola Kantor Bupati Maros. Sedangkan tes lanjutan dilakukan di RSUD dr La Palaloi.
Direktur RSUD dr La Palaloi, Sri Syamsinar menuturkan, selain pemeriksaan kejiwaan ada berbagai pemeriksaan lainnya. Mulai dari mengecek riwayat kesehatan, fisik, mata, pemeriksaan jantung, foto thorax, MMPI, Napza, hingga THT.
Sinar, sapaan akrabnya menyebut biayanya memang mencapai Rp1.195.000 per orang. “Iya, sesuai item pemeriksaannya,” tuturnya.
Setiap item pemeriksaan rata-rata di kisaran Rp100 ribu-an. Kecuali pemeriksaan jiwa dan Napza yang mencapai Rp200 ribu. Pemeriksaan lain semisal jantung, mata, maupun THT sebesar Rp150 ribu. (ast)







