MATAMAROS.COM — Sudah tujuh laporan bencana angin kencang yang diterima BPBD Maros sepanjang periode cuaca ekstrem, 10-20 Januari 2024 yang diprediksi BMKG.
Kepala BPBD Maros, Fadli mengatakan, angin kencang menyebabkan pohon tumbang terjadi di lima kecamatan.
Di Kecamatan Turikale terjadi di Kelurahan Taroada, Melurahan Turikale depan Makodim Maros, dan Kelurahan Taroada,
Selanjutnya di Kecamatan Marusu terjadi di Desa Tammapaduae dan Desa Tellumpocoe
Di Kecamatan Lau terjadi di Kelurahan Maccini Baji. Kecamatan Bantimurung terjadi di Kelurahan Kalabbirang. Kecamatan Mandai terjadi di Desa Baji Mangngai.
“Selain angin kencang dan pohon tumbang, ada juga kebakaran di Desa Gattareng Matinggi, Kecamatan Mallawa dan Desa Limapoccoe, Kecamatan Cenrana,” ujar Fadli, Selasa, 16 Januari 2024.
Terdapat enam rumah dan dua mobil yang terdampak.
Bupati Maros, Chaidir Syam meminta masyarakat berhati-hati saat beraktivitas di luar, khsususnya yang membawa kendaraan.
“Kalau tidak terlalu penting, tetap di rumah saja sampai kondisi cuaca kembali normal,” ujarnya.
Chaidir menambahkan pihaknya mulai bersiaga dan menyiapkan sarana dan prasana seperti mesin chain saw, perahu karet, mobil operasional, dan lainnya.
Mantan Ketua DPRD Maros itu telah meminta BPBD untuk menyiagakan posko utama penanganan bencana di Maros.
“Di dalamnya ada Satgas TRC BPBD, stand by siaga 24 jam untuk menanggapi laporan kejadian bencana yang setiap saat bisa terjadi,” tutupnya. (ast)







