MATAMAROS.COM — Lukisan gua (cadas) tertua di dunia ditemukan di Kabupaten Maros, Sulsel. Menempel di dinding Leang Karampung, Desa Samangki, Kecamatan Simbang.
Lukisan itu menggambarkan tiga manusia yang berinteraksi dengan seekor babi. Tampak ada yang menunduk, hendak menombak babi.
Tim peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Griffith University memerkirakan lukisan itu berusia 51.200 tahun!
Salah satu tim peneliti BRIN, Budianto Hakim mengatakan, penemuan lukisan ini bermula pada 2018. Setahun kemudian dilakukan pengambilan sampel.
Budianto mengungkap, sejauh ini belum ada gambar figuratif yang umurnya mendekati 50 ribu tahun.
“Sehingga ini bukti bahwa manusia modern awal yang tiba di nusantara itu rumahnya ada di Maros di Karampuang ini,” tuturnya, Jumat, 5 Juli 2024.
Para peneliti memakai metode baru untuk menentukan umur lukisan, yakni ablasi laser U-series (LA-U-series) untuk mendapatkan pertanggalan akurat.
Tim peneliti dari Griffith University, Basran Burhan menjelaskan, metode yang digunakan ini lebih akurat dan murah dibanding metode sebelumnya.
“Jadi kita melakukan penanggalan ulang pada kandungan kalsium karbonat yang melapisi lukisan gua di situs Leang Bulu’ Sipong 4 di Pangkep. Sebelumnya usianya hanya 44.000 tahun yang lalu. Namun melalui metode terbaru, hasilnya menunjukkan lukisan seni itu berumur sekitar 48.000 tahun,” jelasnya.
Kedua lukisan yang ditemukan itu baik Leang Karampuang Kabupaten Maros maupun Leang Bulu Sipong 4 Kabupaten Pangkep sama- sama gambar bercerita.
“Gambar adegan berburu, cuma kalau Bulu Sipong 4 lebih jelas adegan berburunya. Adegan yang ditampilkan itu setengah manusia dan setengah binatang atau therianthropes yabg sedang berburu,” pungkas Burhan. (ast)







