MATAMAROS.COM — Warga Kabupaten Maros mengeluhkan kondisi sampah yang berserakan di jalan. Tumpukan sampah terlihat di beberapa titik hingga mencemari lingkungan dan menimbulkan bau tak sedap.Salah satu warga Maccopa, Sudarman mengatakan, situasi ini telah berlangsung cukup lama, terutama di akhir pekan.
Menurut dia, kondisi ini jauh berbeda dari sebelumnya ketika Maros dikenal sebagai wilayah yang bersih dan teratur. Langganan Adipura.
“Dulu Maros bersih, tapi sekarang sampah berserakan di mana-mana, khususnya di belokan jalan. Bau busuknya sangat mengganggu,” ucapnya, 16 Desember 2024.
Saat musim hujan, kondisi makin runyam. Sampah menjadi becek, berbau, dan menciptakan pemandangan yang kumuh.
Warga pun meminta pemerintah segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini.
Menanggapi keluhan warga, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup Kabupaten Maros, Amiruddin meyakini tumpukan sampah bukan disebabkan kelalaian petugas kebersihan, melainkan karena kendala teknis.
Ia menyebut Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bontoramba saat ini dalam kondisi tergenang akibat curah hujan tinggi. Armada pengangkut harus antre untuk membuang sampah di TPA.
“Bukan berarti kami tidak bekerja, ini murni kendala teknis akibat cuaca ekstrem,” jelasnya.
Sebagai solusi sementara, pihaknya memanfaatkan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di sekitar Pasar Tramo Butta Salewangang untuk menampung sampah.
Amiruddin mengimbau masyarakat lebih disiplin dalam membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
“Banyak warga yang malas membuang sampah ke dalam tempat sampah, sehingga sampah berserakan di luar. Kami mohon kerja samanya untuk membuang sampah dengan benar demi menjaga kebersihan lingkungan,” imbuhnya. (ast)







