NEWS  

Fenomena Awan “Tsunami” di Jalur Mamminasata, Ini Penjelasan BMKG

Penampakan awan berbentuk gulungan karpet di atas jalur Mamminasata, Maros. (FOTO: ASTY UTAMI/MATAMAROS)

MATAMAROS.COM β€” Viral di media sosial awan di sekitaran jalan Mamminasata yang disebut-sebut berbentuk tsunami.

Hal tersebut pun mencuri perhatian warganet dan berbagai spekulasi mengenai potensi bencana.

Menanggapi hal itu, Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Sulsel, Syamsul Bahri, menjelaskan, fenomena tersebut merupakan jenis awan Arcus atau Roll cloud, yang termasuk dalam kategori awan Cumulonimbus.

Awan jenis ini dikenal sebagai salah satu awan yang paling kuat dan menakjubkan di atmosfer.

“Awan ini dikenal sebagai Cumulonimbus, salah satu awan paling kuat di atmosfer. Di puncak awan ini, terdapat fenomena yang disebut overshooting top, yaitu hasil dari udara hangat yang naik dengan sangat cepat hingga menembus lapisan tropopause,” ungkap Syamsul, Senin, 20 Januari 2025.

Ia juga menjelaskan mengenai terbentuknya Roll Cloud. Awan ini terbentuk saat udara dingin bertemu dengan udara hangat yang lembap, menciptakan gulungan awan horizontal.

“Angin dari arah yang berbeda menciptakan pergerakan rotasi di atmosfer yang menghasilkan awan berbentuk gulungan seperti karpet,” terangnya.

Ia menegaskan awan Arcus tidak berhubungan dengan gempa bumi atau tsunami.

β€œIni tidak berbahaya,” tutup Syamsul. (ast)