NEWS  

1.000 Rumah Terendam Banjir di Maros

Warga menggunakan perahu untuk aktivitas keseharian. (FOTO: ASTY UTAMI/MATAMAROS)

MATAMAROS.COM – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Maros dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di lima kecamatan.

Data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maros mencatat sekitar 1.000 rumah yang terdampak banjir.

Sekretaris BPBD Maros, Nasrul menyebutkan ketinggian air bervariasi antara 50 cm hingga 1 meter.

Ia menjelaskan pihaknya masih melakukan asesmen untuk menghitung jumlah kepala keluarga (KK) yang terdampak.

“Kami terus melakukan pendataan di lapangan untuk mengetahui jumlah pasti warga yang terdampak. Saat ini, yang paling parah adalah daerah di bantaran sungai Kecamatan Marusu,” katanya, Senin, 10 Februari 2025.

Lima kecamatan yang terendam banjir adalah Kecamatan Marusu, Maros Baru, Bantimurung, Lau, dan Moncongloe.

Sebelumnya, Kecamatan Camba juga sempat terdampak, namun kondisi di wilayah tersebut kini sudah mulai surut.

Meskipun banjir merendam ribuan rumah, hingga saat ini belum ada permintaan evakuasi dari warga.

“Sebagian besar warga masih memilih bertahan di rumah masing-masing meskipun air belum sepenuhnya surut. Namun, kami terus bersiaga jika sewaktu-waktu ada yang membutuhkan evakuasi atau bantuan darurat,” jelas Nasrul.

BPBD Maros bersama tim gabungan dari pemerintah daerah dan relawan terus memantau situasi, terutama di wilayah dengan dampak paling parah.

“Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan bantuan logistik dan medis siap disalurkan jika kondisi semakin memburuk,” tambahnya.

Ia pun mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah rawan banjir, untuk tetap waspada dan segera melapor jika membutuhkan bantuan.

Cuaca ekstrem diprediksi masih berlanjut dalam beberapa hari ke depan, sehingga risiko banjir susulan masih mungkin terjadi. (ast)