MATAMAROS.COM – Sejumlah dusun di Kabupaten Maros, hingga kini masih belum mendapatkan akses listrik dari PLN. Beberapa dusun yang masih gelap itu berada di daerah terpencil. Di antaranya Dusun Tallasa Kecamatan Simbang, Dusun Tala-tala dan Tanete Bulu Kecamatan Tompobulu, serta Ara dan Mandenge di Kecamatan Camba.
Manajer PLN ULP Maros, Anggih Prasetya, mengatakan, salah satu kendala utama belum masuknya listrik ke dusun-dusun tersebut adalah karena berada di kawasan yang bersinggungan dengan Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung.
“Ya itu penyebabnya,” katanya Rabu, 26 Maret 2025.
Ada 306 calon pelanggan tersebar di enam dusun tersebut. Selama ini, warga mengandalkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan kincir air skala kecil untuk memenuhi kebutuhan listrik mereka.
“Ada juga warga yang harus keluar dusun dulu kalau butuh listrik, misalnya untuk mengecas handphone,” tambah Anggih.
Namun, pihak PLN memastikan listrik akan segera masuk secara bertahap ke dusun-dusun tersebut. PLN berharap program ini bisa segera terealisasi agar warga setempat bisa menikmati aliran listrik seperti wilayah lainnya di Maros.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Sulsel dan Balai Taman Nasional Bantimurung untuk pengadaan jaringan listrik di enam dusun ini,” tuturnya. (ast)







