MATAMAROS.COM — Seorang anak perempuan berusia 7 tahun di Kabupaten Maros harus ditolong tim Human Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Cincin yang dikenakannya tidak bisa dilepas. Menyebabkan pembengkakan di jari.
Insiden terjadi Kamis, 10 April 2025. Anak itu dibawa ke Markas Komando Damkar Maros.
Komandan Pleton III Damkar Maros, Andi Agus, mengatakan, pihaknya menerima laporan dari orang tua korban kira-kira pukul 08.40 Wita.
“Orang tuanya panik karena anaknya kesakitan. Cincin yang dipakai tidak bisa dilepas dan jari korban mulai bengkak,” katanya
Cincin tersebut berasal dari hadiah kerupuk kemasan. Cincin sudah dipakai si anak selama sekitar seminggu tanpa dilepas.
Tim Damkar kemudian melakukan evakuasi menggunakan gurinda mini, alat pemotong khusus yang aman digunakan dalam situasi seperti ini.
Meski korban sempat menangis dan meronta karena kesakitan, cincin akhirnya berhasil dilepaskan tanpa menimbulkan luka serius.
Agus pun mengingatkan para orang tua untuk lebih waspada terhadap benda-benda kecil yang dikenakan anak-anak.
“Jangan anggap sepele aksesori seperti cincin atau gelang, terutama jika ukurannya tidak pas atau terbuat dari bahan keras. Bisa sangat berbahaya jika dibiarkan terlalu lama,” tutupnya. (ast)







