MAROS — Sore nan cerah, Sabtu, 19 Juli 2025, Nawir Sikki bersama keluarga rombongan anak penerima beasiswa Astra, Dermaga 2 Wisata Rammang-rammang. Menaiki jolloro yang akan mengantar ke Aula Carrade, yang lokasinya tepat di samping sungai jalur menuju Dusun Berua.
Satu agenda dialog bersama akan dilaksanakan, dikemas dengan kegiatan Kelas Inspirasi, sekaligus penyerahan beasiswa astra kepada 10 anak Desa Salenrang yang terpilih melalui fasilitasi KBA Rammang-Rammang.
Kelas inspirasi 2 yang dipandu ketua KBA Rammang-rammang, Zainal Abidin, merupakan program rutin yang dijalankan di Aula Caradde. Mentransformasikan pengetahuan dan pengalaman kepada anak-anak dan keluarga penerima beasiswa untuk termotivasi dan terus berjuang menggapai cita-cita masa depan.
Nawir Sikki yang dihadirkan khusus mengisi kelas inspirasi, merupakan putra asli Desa Salenrang. Lahir dan bertumbuh di desa, kemudian ikut keluarganya merantau ke Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.
Dengan kondisi keluarga yang juga memiliki tantangan dan kondisi secara ekonomi, namun dengan kegigihan, ketekunan dan kesabaran menjalani hidup dan menggapai cita-citanya, telah membuktikan bahwa kita anak desa juga mampu menggapai masa depan yang lebih baik. Terbukti dengan mampu masuk perguruan tinggi negeri di Sumatera dengan bebas tes, meraih beasiswa dan berpretasi di kampus serta menjadi tokoh mahasiswa dengan jabatan organisasi, sampai menjadi mahasiswa teladan tingkat perguruan tinggi, kemudian melanjutkan pendidikan S2 di dua kampus negeri di Indonesia.
Saat tamat S1, dengan berbekal pengalaman telah berbagung di berbagai lembaga riset, pemberdayaan dan kajian kebijakan, diterima bekerja dibeberapa lembaga internasional secara berkelanjutan, seperti lembaga pembangunan Amerika, Bank Dunia, UNDP, dan lembaga yang didukung oleh orang terkaya di dunia, yakni Bill and Melinda Gate Foundation, berkunjung dan bertugas ke hampir seluruh wilayah Indonesia dari Aceh sampai Papua, dan Visit Learning ke Filipina dan Singapura. Pernah pula membantu program-program yang mendukung kementerian dan lembaga sampai pemerintah daerah.
Dengan segala raihan perjalanan pilihan hidup itu, Nawir Sikki pernah diundang ke Istana Negara bertemu langsung dengan Presiden Megawati pada 2004, suatu prestasi yang buat anak Desa Salenrang atau bahkan anak dan pejabat Maros, belum ada yang menginjak kaki secara langsung di Istana Negara dan ketemu langsung dengan pimpinan tertinggi bangsa dan negara ini.
Dari dialog yang berkembang bersama anak-anak penerima beasiswa, mereka ditanya terkait cita-citanya. Ada dua yang secara spontan mereka jawab, yakni mau jadi dokter khususnya dari anak-anak perempuan dan mau menjadi polisi, dari sebagian besar anak laki-laki.
Namun saat ditanya kenapa mereka bercita-cita itu? Rata-rata belum mampu mengartikulasikannya. Dinilai sangat butuh pendampingan dan internalisasi dari keluarganya tentang kesadaran dan kesungguhan untuk memastikan cita-cita itu, dan seiring waktu butuh memperdalam bagaimana cita-cita ini memang lahir dari dalam diri anak-anak ini, ataukah akan ada perubahan sesuai bakat, minat dan kemampuan mereka.
Berdasarkan konfirmasi dan dialog yang berlangsung, terkait proses yang berlangsung melalui Kelas Inspirasi ini, memiliki tujuan, yakni menginspirasi anak-anak penerima beasiswa Astra untuk mencapai kesuksesan ke depannya, minimal sukses belajar dijenjang pendidikannya. Meningkatkan kesadaran dan apresiasi anak-anak terhadap nilai-nilai ketekunan, kesabaran, dan ketulusan menerima tantangan hidup secara jujut dan berjuang untuk lebih baik. Membagikan pengalaman dan pengetahuan dari para inspirator untuk membantu anak-anak mencapai tujuan mereka.
Dari dialog Kelas Inspirasi juga secara langsung, memberikan bukti bahwa kesuksesan dapat diraih melalui ketekunan, kesabaran dan dedikasi. Kemudian akan menunjukkan kepada anak-anak dan keluarganya bahwa figur anak desa yang memiliki kampung dengan akar budaya dan lingkungan dapat menjadi sumber inspirasi dan kekuatan; serta sekaligus menggambarkan pentingnya pendidikan dan kesempatan untuk mencapai kesuksesan melalui doa orangtua dan dukungan bersama. (*)







