MATAMAROS.COM – Kondisi jalan di Kuri Caddi, Kecamatan Marusu, kembali menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial.
Dalam video, tampak sejumlah warga bergotong royong memperbaiki jalan yang belum dibeton.
“Warga gotong royong, perbaiki jalan,” ujar sang perekam dalam video yang beredar.
Menanggapi hal itu, Bupati Maros, Chaidir Syam, menyampaikan ruas jalan di Kuri Caddi sebenarnya sudah melalui beberapa tahap pengerjaan.
“Sebenarnya jalan di Kuri itu sudah tiga tahapan yang kita lalui. Sudah diperlebar, kemudian ditimbun, dan tahapan selanjutnya itu pengerasan serta betonisasi,” katanya, Rabu, 5 November 2025.
Ia menjelaskan, video yang viral muncul karena sebagian warga ingin segera melintasi jalur yang belum selesai dikerjakan.
“Kalau ada yang viral, itu karena mereka mau lewati, tapi memang belum kami beton. Kemudian ada juga kasus di ujung jalan yang ditutup oleh warga karena merasa itu tanah miliknya,” ujarnya.
Meski demikian, Chaidir memastikan jalur tersebut masih bisa dilalui kendaraan roda dua.
“Masih bisa dilewati roda dua. Sekarang kasus penutupan jalan itu tengah berproses di pihak berwajib,” tambahnya.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTRPP Maros, Muhammad Alif Husnaeni, mengatakan, ruas jalan Kuri Lompo–Kuri Caddi merupakan salah satu prioritas pembangunan pemerintah daerah.
“Sebelum tahun 2020, ruas jalan ini belum ada. Baru dimulai pembangunannya sejak tahun anggaran 2020 sampai 2024,” jelasnya.
Selama empat tahun terakhir, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp5,3 miliar untuk penanganan jalan sepanjang 1,6 kilometer yang menghubungkan Dusun Kuri Lompo dengan Kuri Caddi.
Namun, Alif menyebut proyek tersebut terkendala persoalan lahan.
“Karena adanya klaim lahan yang masih berproses, maka untuk tahun 2025 penanganan ruas jalan ini belum bisa dilanjutkan,” katanya.
Ia berharap permasalahan tersebut dapat segera terselesaikan agar pembangunan bisa diteruskan.
“Semoga permasalahan lahan bisa segera selesai, sehingga penanganan ruas jalan ini dapat dilanjutkan. Kami juga berharap masyarakat setempat dan pengguna jalan bisa bersabar,” tutupnya. (ast)







