NEWS  

Empat Kelurahan di Turikale Keluhkan Lampu Jalan

MATAMAROS.COM — Warga di empat kelurahan di Kecamatan Turikale mengeluhkan kondisi penerangan jalan yang dinilai belum merata.

Keluhan tersebut mencuat dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Turikale yang dihadiri Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, serta qnggota DPRD Sulsel, yakni Patarai Amir dan Irfan AB di Gedung Serbaguna.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Maros, Muhammad Darwis, mengungkapkan terdapat sejumlah titik yang menjadi usulan perbaikan dan penambahan PJU.

Ia merinci, Kelurahan Taroada membutuhkan perbaikan pada tiga titik, Kelurahan Alliritengae 13 titik, Kelurahan Turikale 10 titik, serta Kelurahan Adatongeng empat titik.

“Ada yang lampunya mati dan juga masih ada wilayah yang belum memiliki tiang listrik,” katanya.

Darwis menjelaskan, pihaknya terus berupaya melakukan peningkatan sarana PJU secara bertahap.

Upaya tersebut dilakukan melalui penggantian lampu yang rusak serta perbaikan jaringan penerangan yang mengalami gangguan.

Menurutnya, kerusakan jaringan PJU umumnya disebabkan faktor cuaca, seperti angin kencang, hujan deras, hingga ranting pohon tumbang yang merusak instalasi listrik.

Meski masih terdapat beberapa titik yang membutuhkan perhatian, ia mengklaim wilayah Turikale saat ini sudah hampir 90 persen terlayani penerangan jalan.

Selain perbaikan jaringan, Pemerintah Kabupaten Maros juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar pada tahun 2026 untuk pengadaan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS).

“Lampu yang dipasang merupakan PJUTS, seperti yang sudah terpasang di kawasan PTB,” ujarnya.

Ia menambahkan, penerangan jalan di sejumlah kecamatan dan desa sebenarnya sudah tersedia.

Namun, masih diperlukan penambahan, terutama di wilayah pelosok yang belum sepenuhnya terjangkau fasilitas penerangan.

Darwis menyebut secara umum 14 kecamatan di Kabupaten Maros telah memiliki fasilitas penerangan jalan. Meski demikian, peningkatan sarana dan prasarana PJU tetap menjadi prioritas pemerintah daerah.

Anggaran pengadaan lampu jalan tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Maros.

Pada tahap awal perencanaan, jumlah titik pemasangan diperkirakan sekitar 70 titik dan berpotensi bertambah hingga sekitar 100 titik.

“Untuk jumlah pastinya masih dalam tahap perencanaan. Sementara sekitar 70 titik dan akan ditambah lagi,” jelasnya.

Ia memastikan seluruh kecamatan di Kabupaten Maros akan mendapatkan pemasangan lampu jalan secara bertahap.

Sementara itu, Camat Turikale, Nasaruddin, menyampaikan selain persoalan penerangan jalan, masyarakat juga banyak mengusulkan penanganan banjir, pengelolaan sampah, serta peningkatan sarana dan prasarana jalan.

Menurutnya, aspirasi lain yang cukup menonjol dalam Musrenbang tersebut adalah usulan peningkatan insentif kader.

Saat ini, insentif kader masih berada pada angka Rp100 ribu per bulan.

“Kalau selama ini kader itu gajinya Rp100 ribu, diusulkan ditambah Rp100 ribu lagi. Semoga bisa menjadi pertimbangan dan terealisasi,” tutupnya. (ast)