Serunya Belajar Matematika! Mahasiswa KKN Unhas Hadirkan Gema di SDN 130 Gantarang

MAROS — Istiqomah, mahasiswa Program Studi Matematika yang tergabung dalam KKN Tematik 116 Pemberdayaan Desa Universitas Hasanuddin (Unhas) menghadirkan Gema (Gerakan Matematika Menyenangkan) bagi s28 siswa kelas III SDN 130 Inpres Gantarang, Desa Bontomatinggi, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros.

Mengusung tagline “Belajar, Bermain, Berprestasi”, program Gema dilaksanakan dalam enam kali pertemuan selama periode 20 Juli hingga 5 Agustus 2026. Jadwal kegiatan sebanyak dua kali dalam sepekan. Program ini dirancang untuk menciptakan suasana belajar matematika yang lebih aktif, interaktif, dan menyenangkan melalui permainan sederhana yang disesuaikan dengan materi yang telah dipelajari siswa di kelas.

Dalam pelaksanaannya, sekitar 28 siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok. Setiap pertemuan, mahasiswa KKN menyiapkan sejumlah soal matematika yang berkaitan dengan materi yang telah dipelajari siswa. Soal-soal tersebut kemudian dituliskan pada papan tulis untuk diselesaikan oleh siswa secara bergantian.

Setelah soal diberikan, siswa diminta untuk berbaris sesuai dengan kelompok masing-masing. Setiap siswa memperoleh giliran untuk maju dan menyelesaikan soal yang diberikan. Sementara itu, anggota kelompok lainnya memberikan dukungan kepada teman yang sedang mengerjakan soal.

Konsep permainan yang sederhana tersebut membuat siswa tidak hanya menerima materi secara pasif, tetapi turut terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Selain mengasah kemampuan berhitung dan pemahaman terhadap materi matematika, kegiatan ini juga melatih keberanian, ketelitian, kecepatan berpikir, serta kerja sama antarsiswa.

Selama enam kali pertemuan, soal dan tantangan yang diberikan disesuaikan dengan materi pembelajaran siswa. Variasi kegiatan diberikan agar siswa tidak hanya mengulang materi, tetapi juga dapat menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh melalui suasana belajar yang lebih santai dan menyenangkan.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka tampak bersemangat mengikuti permainan, menunggu giliran untuk menjawab soal, serta memberikan dukungan kepada anggota kelompoknya. Suasana pembelajaran pun berlangsung aktif dengan adanya interaksi antara mahasiswa dan siswa.

Menurut Istiqomah, selaku penyelenggara program Gema, kegiatan tersebut dibuat untuk memberikan pengalaman belajar matematika yang berbeda kepada siswa.

“Kami ingin menunjukkan kepada siswa bahwa belajar matematika tidak harus selalu dilakukan dengan cara yang kaku. Melalui permainan sederhana, siswa dapat belajar, berlatih, dan bekerja sama dengan teman-temannya dalam suasana yang menyenangkan. Harapannya, kegiatan ini dapat menambah minat dan kepercayaan diri siswa dalam belajar matematika, sehingga mereka tidak lagi menganggap matematika sebagai pelajaran yang sulit,” ujar Istiqomah.

Bagi Istiqomah, Gema juga menjadi wadah untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, khususnya dalam bidang Matematika, sekaligus memberikan kontribusi dalam mendukung pembelajaran siswa di Desa Bontomatinggi.

Pelaksanaan program secara berkelanjutan selama enam kali pertemuan diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih berkesan bagi siswa. Selain meningkatkan kemampuan dalam memahami materi matematika, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan keberanian siswa untuk mencoba, menjawab, dan menyelesaikan soal bersama teman-temannya. (*)