MATAMAROS.COM — Sejumlah pelanggan PDAM Maros mengeluh. Air tak lagi mengalir. Kalaupun mengalir, tidak banyak.
Warga perumahan Nusa Idaman, Nurlinda, mengaku sudah harus sangat berhemat. Sebab air dari kran tak ada. Air hanya diperoleh dari kiriman PDAM menggunakan tangki.
Bantuan air tersebut diakuinya belum mencukupi untuk digunakan seperti hari-hari biasanya. “Baru satu kali datang bantuannya, datang per tiga hari,” tutur Nurlinda, Kamis, 16 Mei 2024.
Warga juga ramai-ramai curhat di media sosial soal air PDAM. “Bulan lalu lima hari, sekarang sudah tiga hari tidak mengalir,” tulis Dhevimidwiferi salah satunya.
“Sudah berapa minggu, siang tidak mengalir, jam 12 malam ke atas baru mengalir,” timpal Uciha.
Kepala Bagian Teknik PDAM Maros, Abdul Rajab mengatakan, air PDAM tidak mengalir karena menurunnya debit air baku Sungai Dulang di Tanralili.
Beberapa wilayah yang terdampak antara lain sekitaran Pasar Ammarang, Maccopa, Haji Banca, Taniaga, Sambotara, hingga Nusa Idaman.
Rajab mengklaim baru dua hari ini air PDAM tidak begitu lancar. “Tingkat paling parahnya itu tadi malam, sudah tidak bisa mengalir sama sekali,” ucapnya.
Saat ini pihaknya sedang membendung air sungai dengan pemasangan brojong. “Itu untuk menaikkan debit air,” ujarnya.
Rajab memperkirakan air akan kembali normal ke rumah-rumah pelanggan pada Sabtu, 18 Mei mendatang. (ast)







