MATAMAROS.COM — Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros menemukan perhiasan emas seberat 35 gram yang terdiri dari gelang dan kalung.
Perhiasan tersebut ditemukan di tumpukan material sisa banjir bandang yang melanda Bentenge, Desa Cenrana, Kecamatan Camba.
Kepala BPBD Maros, Towadeng, mengatakan, penemuan emas ini terjadi saat tim BPBD melakukan pembersihan di lokasi terdampak banjir.
Dalam kotak emas itu, ditemukan nota pembelian yang memuat informasi lengkap terkait toko dan pemilik barang. Hal tersebut mempermudah proses pengembalian barang kepada pemiliknya.
“Sudah dikonfirmasi, karena di dalam kotak emas itu terdapat nota pembelian, sehingga kami bisa mengetahui siapa pemiliknya,” tuturnya.
Mantan Sekwan DPRD Maros itu mengatakan
setelah memastikan kebenaran informasi pada nota pembelian, pihak BPBD langsung menghubungi toko emas yang tercantum dalam nota.
Toko emas tersebut kemudian menghubungi pembeli untuk melakukan verifikasi lebih lanjut.
“Kami langsung menelepon toko emas yang tercantum dalam nota pembelian. Dari situ, toko emas membantu kami menghubungi pemiliknya. Setelah semuanya jelas, kami mengembalikan emas tersebut kepada yang bersangkutan,” tuturnya.
Kabarnya, sempat ada pihak lain yang melapor kehilangan emas. Namun setelah verifikasi, akhirnya disimpulkan pemilik emas adalah Hajja Sitti Murni.

Banjir bandang di Camba yang terjadi pada Sabtu lalu memang menyebabkan kerusakan serius, mulai dari rumah, sekolah, hingga rumah ibadah.
Ketinggian air dilaporkan mencapai 1,5 meter, merendam dua desa utama yakni Desa Cenrana dan Pattirodeceng, dengan total 250 kepala keluarga (KK) terdampak.
Meski air sudah surut, warga kini masih harus berjibaku membersihkan lumpur yang menumpuk di rumah dan lingkungan mereka. (ast)







