NEWS  

Kebakaran Kios di Bantimurung, Damkar Maros Andalkan Armada Tua

MATAMAROS.COM — Kebakaran melanda sebuah kios bahan campuran di Dusun Amessangeng, Desa Tukamasea, Kecamatan Bantimurung, Senin, 1 September 2025.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Maros, Jufri, mengatakan, kebakaran berawal dari korsleting listrik di kios yang berisi bahan mudah terbakar.

“Api sempat menjalar ke rumah pemilik kios. Namun berkat kesigapan personel, api berhasil dipadamkan,” katanya.

Dalam penanganan, Damkar Maros menurunkan empat armada dengan 17 personel gabungan dari Mako Induk, Sektor Bantimurung, dan Damkar Bosowa.

Laporan pertama masuk ke posko pukul 00.20 Wita. Petugas tiba di lokasi pukul 00.39 Wita dan berhasil mengendalikan api pada pukul 00.58 Wita.

“Waktu tempuh menuju lokasi sekitar 19 menit, sedikit terlambat dari standar nasional respon time 15 menit. Hal ini karena jarak lokasi lebih dari 7,5 kilometer dari markas komando,” jelas Jufri.

Kios berukuran 5×7 meter persegi tersebut hangus terbakar, dengan taksiran kerugian mencapai Rp45 juta.

Satu unit motor juga ikut terbakar, sementara aset korban senilai Rp300 juta berhasil diselamatkan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Salah satu personel Damkar Maros, Muh Fajrin, mengungkapkan kendala teknis di lapangan turut memperlambat proses pemadaman.

“Laporan dari masyarakat masuk agak terlambat, sehingga api sudah cukup besar saat tim tiba. Ditambah lagi sarana prasarana damkar sudah banyak yang berusia tua. Armada sudah tujuh tahun tidak ada pengadaan baru,” jelasnya.

Selain itu, Damkar Maros hingga kini belum memiliki alat pelindung pernapasan memadai seperti SCBA (Self-Contained Breathing Apparatus).

“Tanpa SCBA, petugas mustahil bisa masuk lebih jauh ke dalam lokasi kebakaran. Kami bekerja dengan keterbatasan APD,” tambahnya.

Meski demikian, tim Damkar berhasil mencegah api menjalar lebih luas.

“Alhamdulillah api bisa dikendalikan. Semoga ke depan ada perhatian lebih untuk peningkatan fasilitas damkar,” tutup Fajrin. (ast)