MATAMAROS.COM – Sebuah insiden terjadi di SDN 14 Samangki, Kecamatan Simbang, Kamis, 2 Oktober 2025. Sebuah pohon kelapa di halaman sekolah tiba-tiba tumbang. Saat itu, proses belajar mengajar sedang berlangsung.
Pohon yang sudah lapuk di bagian akar roboh dan menimpa salah satu ruang kelas. Akibat kejadian ini, lima siswa yang berada di dalam kelas mengalami luka ringan.
Sekretaris BPBD Maros, Nasrul, mengatakan, tidak ada korban serius dalam peristiwa ini. “Alhamdulillah tidak ada korban parah. Hanya luka ringan dan ada beberapa anak yang benjol di kepala,” katanya.
Nasrul menjelaskan, kelima siswa langsung dipulangkan ke rumah masing-masing untuk beristirahat. Kondisi mereka tidak memerlukan perawatan medis di fasilitas kesehatan.
Sebanyak 10 personel diterjunkan untuk melakukan evakuasi pohon tumbang. “Proses evakuasi berlangsung kurang lebih 30 menit. Tim menggunakan dua chainsaw dan tali untuk memotong batang pohon serta membersihkan area sekolah,” tambahnya.
Kepala BPBD Maros, Towadeng, menuturkan kondisi pohon memang sudah rapuh. “Pohonnya berada sekitar dua meter di belakang ruang kelas. Akar sudah lapuk sehingga tidak kuat menopang beban,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD juga memangkas sejumlah pohon lain yang dinilai berpotensi tumbang di sekitar sekolah. “Ini langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang dan membahayakan siswa,” imbuhnya .
Ia berharap pihak sekolah lebih rutin melakukan pengecekan lingkungan sekitar. “Keselamatan siswa harus jadi prioritas. Kami mengimbau sekolah-sekolah untuk waspada, terutama jika ada pohon besar yang kondisinya sudah rapuh,” tegasnya. (ast)







