MAROS, MM – Masih cukup pagi saat Bupati Maros, Chaidir Syam sudah berada di Masjid Almarkaz Al Islami, Rabu, 12 Mei 2021. Mengenakan kemeja biru navy dan kopiah hitam, Chaidir menyusuri setiap sudut rumah ibadah di Jalan Jenderal Sudirman, Turikale itu.
Chaidir memantau para petugas dari Dinas Kesehatan Maros dan PMI Maros yang melakukan penyemprotan disinfektan. Tidak ada yang luput. Mimbar, lantai, dinding, bahkan tangga.
Pria 44 tahun itu melakukan hal sama masjid utama lainnya, Masjid Agung Nur Arrahman, Jalan Lanto Daeng Pasewang. Kamis, 13 Mei 2021 besok, dua masjid besar tersebut akan menjadi lokasi Salat Idulfitri 1442 Hijriah.
Chaidir yang juga Ketua PMI Maros mengaku senang dengan komitmen pengurus Almarkaz dan Masjid Agung untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Antarjemaah tetap akan diberi jarak, satu sajadah satu orang.
Panitia juga akan tegas kepada jemaah. Siapa saja yang tidak mengenakan masker, tak diperkenankan memasuki area masjid.

“Kami juga mengimbau pengurus masjid agar menyediakan alat pengukur suhu tubuh dan fasilitas cuci tangan,” ucap Chaidir.
Chaidir dijadwalkan Salat Id di Masjid Almarkaz. Sedangkan Wakil Bupati, Suhartina Bohari, diagendakan di Masjid Agung.
Pemkab Maros memang sudah mengambil kebijakan bahwa Salat Idulfitri tahun ini digelar di masjid-masjid. Dengan pemilihan lokasi tersebut dinilai mudah melakukan kontrol penerapan protokol kesehatan ketimbang di lapangan-lapangan terbuka. (abr)







