NEWS  

Irfan AB Puji Digitalisasi Pemkab Maros; “Agar Tak Seperti Dinosaurus”

Andi Muhammad Irfan AB memaparkan gagasannya pada Musrenbang RPJMD Maros, Kamis, 10 Juni 2021. (FOTO: IST)

MAROS, MM – Anggota DPRD Sulsel, Andi Muhammad Irfan AB, mengaku menjadi saksi dari energi besar Chaidir Syam dan Suhartina Bohari selama mengemban tugas jadi bupati dan wakil bupati.

“Keduanya tak kenal waktu. Tidak pagi, siang, malam, bahkan dini hari, mereka selalu ada di tengah-tengah warga,” ujar Irfan di sela Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Maros 2021-2026 di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Kamis, 10 Juni 2021.

Irfan pun mengapresiasi 100 hari kerja Chaidir-Suhartina dengan memberi apresiasi khusus. Kata politikus PAN itu, keduanya dalam trek yang semestinya. Yakni mengedepankan digitalisasi dalam percepatan pembangunan.

Dia memuji Chaidir-Suhartina yang melakukan pendekatan teknologi untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat. Tiga program unggulan Desa Digital, Digital Payment, Maros Smart City disebut sebagai hasil lompatan pemikiran yang mengarah cukup jauh ke masa beberapa tahun ke depan.

Irfan mengutip pernyataan Hermawan Kertajaya, motivator dan mentor bisnis, bahwa orang yang memanfaatkan digitalisasi adalah pemilik masa depan. Sebaliknya, mereka yang menepikan digitalisasi akan seperti dinosaurus, hanya hebat di masa lalu namun hilang di masa selanjutnya.

Pada acara yang juga diikuti peserta dari 14 kecamatan secara virtual itu, Chaidir sempat melakukan telekonferensi video dengan Kepala Desa Cenrana Baru yang wilayahnya selama ini blank spot. Tidak ada sinyal. Namun hari ini sudah bisa video call dari sana.

Cenrana Baru dan Desa Mattampa Pole menjadi dua desa percontohan Desa Digital. Desa-desa akan didorong maju, termasuk secara ekonomi, dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi yang selama ini lebih banyak dimanfaatkan orang-orang di kota.

“Kalau sinyal internet di desa kuat, banyak yang bisa dikembangkan. Misalnya pariwisata di Cenrana Baru, Air Terjun Lacolla. Wisatawan bisa mandi-mandi sambil live di medsos dan itu jadi promosi tersendiri,” tutur Chaidir. (abr)