Donor Darahnya di Warkop; Target 30 Kantong, Terkumpul 58

MAROS, MM – Hanya 20-an pendaftar yang melakukan registrasi online untuk ikut “Donor Darah Sambil Ngopi” di Kopi Pagi, Kawasan PTB, Turikale, Maros, Selasa, 3 Maret 2020. Namun ternyata, orang yang datang langsung ke lokasi, jauh lebih banyak.

Plt Ketua Karang Taruna Kecamatan Turikale, M Zulkifli mengaku sempat cemas melihat jumlah pendaftar. Sebab itu pun belum pasti datang semua. Tetapi kenyataannya, calon pendonor berbondong-bondong.

Read More

“Untuk semangat kemanusiaan, orang Maros sangat bisa diandalkan,” tuturnya. Karang Taruna Kecamatan Turikale memang jadi penggagas kegiatan ini. Menggandeng PMI Maros. Sudah jadi agenda tahunan mereka.

Tercatat ada 68 orang yang mengisi formulir di lokasi. Antrean pun cukup panjang. Namun konsep yang ditawarkan, donor darah sambil ngopi membuat antrean menjadi lebih enteng. Ada yang menikmati kopinya sebelum lengannya ditancapi jarum, ada yang setelah pengambilan darah.

Dari seluruh pendaftar yang menyatakan minat mendonor, memang hanya 58 orang yang dinyatakan bisa diambil darahnya. Namun, 58 kantong darah yang dikumpulkan pun sudah melebihi target panitia pelaksana, 30 kantong darah.

“Donor darah di warkop sepertinya juga cukup menjadi daya tarik. Kami bahagia, apalagi event ini hanya kami persiapkan dalam dua hari,” imbuh Ijul, sapaan akrab Zulkifli.

Antusiasme warga untuk mendonor memang sangat terlihat. Beberapa orang berpakaian TNI, seragam Pemkab Maros, Polri, hingga karyawan berbagai perusahaan terlihat berbaur di lokasi.

Ketua PMI Maros, Chaidir Syam, Ketua PKS Maros, Kartomas, hingga CEO Trisari Group, Rudi Hartono terlihat ikut menunggu giliran mendonor.

“Saya juga ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Baik itu dari PMI, pemilik warung kopi pagi, terkhusus Karang Taruna Kecamatan turikale sebagai pelaksana kegiatan dan juga media partner,” tutur Chaidir.

Camat Turikale, A Zulkifli Riswan, mengaku akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan kemanusiaan yang digelar di wilayahnya. Apalagi donor darah seperti ini. Selain sangat bermanfaat untuk sesama, juga menjadi ajang silaturahmi.

Sementara itu, penggalangan dana untuk Imran, warga Kelurahan Boribellayya yang sedang berjuang melawan tumor ganas di lututnya juga berjalan sukses. Terkumpul Rp1.110.400. Dana tersebut akan langsung diserahkan kepada Imran yang siang tadi dijadwalkan menjalani kemoterapi pertama di RS Awal Bros, Makassar. (fik)

Penulis : | Editor :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.