Hanya 1,24 Persen, Pertumbuhan Ekonomi Maros Terendah Kedua di Sulsel

MAROS, MM – Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Maros sepanjang 2019 turun drastis. Angkanya sangat rendah, hanya 1,24 persen. Jauh bila dibandingkan dengan capaian 2018 yang tumbuh 6,19 persen.

Berdasarkan data yang didapat MataMaros.com dari Badan Pusat Statistik (BPS), Rabu, 4 Maret 2020, pertumbuhan ekonomi Maros juga jauh di bawah provinsi yang berada di angka 6,92 persen. Juga di bawah angka nasional 5,02 persen.

Read More

Pertumbuhan ekonomi Maros tercatat terus menurun sejak 2017. Dari 9,50 persen pada 2016 menukik 6,81 persen pada 2017, kemudian menjadi 6,19 persen pada 2018, dan sisa 1,24 persen tahun 2019.

Pertumbuhan ekonomi Maros pada 2019 terendah kedua di Sulsel. Hanya mampu “mengalahkan” pertumbuhan ekonomi Kabupaten Luwu Timur, 1,17 persen. Sedangkan Kabupaten Bantaeng menjadi yang tertinggi dengan angka 10,75 persen.

Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah membeberkan, sektor Transportasi dan Pergudangan dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Maros yang paling tertekan angkanya. Bahkan tumbuh minus 11 persen.

“Penyebab utamanya karena penumpang pesawat turun drastis. Kenaikan harga tiket pesawat tentu berpengaruh,” ujar Yos.

Jelas terlihat bahwa ekonomi Maros amat bergantung pada aktivitas di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Sebab, kontribusinya terhadap PDRB Maros cukup signifikan, 40-an persen. Jadi ketika jumlah penumpang naik atau turun sedikit saja, laju pertumbuhan ikut bergerak drastis.

Sektor yang mengalami pertumbuhan positif antara lain Pertambangan dan Penggalian, naik dari 9,76 persen pada 2018 menjadi 13,27 persen pada 2019 (year on year/YoY). Sektor konstruksi naik dari 9,48 persen ke 17,74 persen.

Kemudian, sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib tumbuh
dari 5,66 persen menjadi 12,88 persen. Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Daur Ulang dari 7,45 persen menjadi 16.25 persen. Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor dari 8,58 persen menjadi 12.6 persen. (mal)

Penulis : | Editor :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.