Alasan di Balik Pengusulan Iwan Dento Jadi Calon Penerima Kalpataru

MAROS, MM – Pemerhati lingkungan asal Desa Salenrang, Muhammad Ikhwan AM, membawa nama Maros ke tingkat nasional. Dia menjadi calon penerima Kalpataru, penghargaan tertinggi individu di bidang lingkungan hidup.

Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Maros mengusulkan namanya ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun ini. Ikhwan ikut di kategori perintis lingkungan.

Read More

Iwan Dento, sapaan karibnya, diusulkan lantaran aksi penolakannya terhadap izin tambang di kawasan Rammang-rammang. Ini baru pertama kalinya Maros ikut.

“Memang agak sulit menemukan orang. Salah satu syaratnya, aktivitasnya harus di atas lima tahun. Kalau saya, 12 tahun. Lebih ke pemerhati karst,” kata Iwan kepada MataMaros.com, Kamis (5/3).

Tak sekadar menolak saja, Iwan bersama masyarakat mengangkat potensi Rammang-rammang. Salah satunya membuat ekowisata. Menurutnya, orang yang datang dan mau mengambil sebuah kawasan, hanya karena melihat kawasan tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik.

“Makanya, kita aktifkan kegiatan. Kita juga konsentrasi ke penanganan sampah dan peningkatan kapasitas masyarakat, khsusunya anak kecil,” ujar lelaki berusia 39 tahun ini.

Iwan menuturkan, jangan selalu mau kalah dengan sudut pandang pendatang. Masyarakat asli harus mendorong alternatif sendiri untuk memanfaatkan lingkungannya.

“Sudut pandang kita terbatas. Sementara, orang di luar banyak. Termasuk eksploitasi. Itu kan sudut pandangnya mereka,” katanya. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.