Maros Andalkan 20 Destinasi Wisata Baru, Ini Daftarnya

MAROS, MM – Tak melulu berwisata ke Bantimurung. Kini, Maros sudah memiliki 20 destinasi wisata baru yang tersebar di desa-desa.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Maros, Ferdiansyah, mengungkapkan, daerah ini memang punya keragaman wisata. Hanya saja belum pernah dikembangkan.

Read More

“Kita selalu cuma menjual Bantimurung, Rammang-rammang, dan Leang-leang. Sekarang kami berkeingininan untuk mengembangkan desa wisata,” ungkap Ferdiansyah yang ditemui MataMaros.com, Selasa, 10 Maret 2020.

Pengelolaannya pun dikelola pemerintah desa masing-masing dengan melibatkan seluruh masyarakat. Termasuk kebutuhan anggaran, diambil dari APBD Desa.

“Kami, dinas pariwisata, selaku pendamping. Tahun ini, kita sudah kukuhkan 20 destinasi wisata baru. Ada wisata sungai, gua, dan paralayang” beber mantan kadisnaker Maros ini.

Maros ingin menjadi bagian dari pariwsata Makassar. Apalagi bandara terletak di Maros. Wisatawan harus mampir dulu sebelum ke daerah lain.

“Orang-orang kan cuma menikmati kuliner, Rotterdam, dan Pantai Losari. Sudah, habis. Nah, kita mau jadi penyangga. Setelah makan di Makassar, wisatawan nanti jalan-jalan ke Pantai Kuri atau ke Tompobulu,” kata Ferdiansyah.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Maros, Amran Yusuf, mengatakan, sekarang Maros memang sekadar memiliki kawasan wisata. Ke depan, masih perlu dikembangkan hingga Maros menjadi kota wisata.

“Tentu akan ada kawasan wisata baru, seperti kawasan pantai, pantai kuri dan kawasan mangrove. Kedua ada perjalanan wisata,” ungkap mantan kepala desa Pa’bentengan ini. (fik)

Berikut 20 titik destinasi wisata baru di Maros:

1. Hutan Batu Rammang-rammang (Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa)
2. Mangrove Binanga Sangkara (Desa Ampekale, Kecamatan Bontoa)
3. Sungai Ujung (Desa Minasa Upa, Kecamatan Bontoa)
4. Wisata Po’ko Bangkoa (Desa Tunikamaseang, Kecamatan Bontoa)
5. Kawasan hutan mangrove dan wisata kuliner (Desa Pajukukang, Kecamatan Bontoa)
6. Air Terjun Lacolla (Desa Cenrana Baru, Kecamatan Cenrana)
7. Balutombolo (Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana)
8. Salukang Kallang (Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana)
9. Puncak Makaroewa (Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana)
10. Paralayang (Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu)
11. Hutan Pinus Tala-tala (Desa Bontomanai, Kecamatan Tompobulu)
12. Kebun dan sungai Katoang (Desa Bontomatinggi, Tompobulu
13. Pung Bunga (Desa Bontomanurung, Kecamatan Tompobulu)
14. Liang Panning (Desa Wanua Waru, Kecamatan Mallawa)
15. Kolam Wisata Dolli (Desa Tukamasea, Kecamatan Bantimurung.
16. Baro-baro Communuty Art (Kelurahan Kallabirang, Kecamatan Bantimutrung.
17. Pantai Kuri Caddi (Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu)
18. Mangrove Borongkalukua (Desa Borimasunggu, Kecamatan Maros Baru
19. Tirta Moncongloe (Moncongloe Lappara, Kecamatan Moncongloe)
20. Hutan Bambu (Desa Tanete, Kecamatan Simbang)

Penulis : | Editor :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.