Ribuan Orang Berebut Jadi ASN, 5 Pegawai Pemkab Maros Malah Mundur

MAROS, MM – Total pendaftar Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Maros untuk formasi 2019 mencapai 4.124 peserta. Sementara, yang dibutuhkan hanya 204 formasi.

Adapun jumlah peserta yang mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) 3.963 orang. Sedangkan yang lolos passing grade berkisar 1.500 orang. Itu pun belum tentu dinyatakan lolos ke tahap berikutnya, Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Read More

Aturannya berdasarkan perolehan nilai SKD. Peserta yang lolos diambil dari tiga besar dari tiap jumlah formasi.

Namun, tahukah Anda, pada 2019, saat ribuan orang yang bercita-cita jadi ASN, ternyata ada juga yang malah memilih untuk berhenti mengabdi. Mengundurkan diri sebagai ASN.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Maros, Suriana, menyebutkan, totalnya lima orang. Dilihat dari umurnya, mereka memang berhenti sebelum memasuki masa purnabakti.

“Intinya belum ada yang memenuhi syarat pensiun. Berhenti tidak dapat apa-apa. Masih di bawah umur 50 tahun dan kurang dari 20 tahun masa kerja,” kata Suriana saat ditemui MataMaros.com, Rabu, 11 Maret 2020.

Sementara itu, total ASN yang mengundurkan diri tiga tahun terakhir, sekitar 10 orang. Termasuk mantan Kadispora Maros, Ilhamsyah Azikin yang kini menjabat Bupati Bantaeng.

Kasubid Pengadaan dan Pemberhentian BKPSDM Maros, Iqbal Jufri, menambahkan, alasan ASN yang berhenti tahun lalu beragam.

“Ada yang mau fokus mengurus rumah tangga, berbisnis, dan belajar agama,” katanya. (kar)

Penulis : | Editor :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.