Pemkab Maros Tetap Wajibkan Fingerprint

MAROS, MM – Sebagian daerah sudah setop pakai finger print. Namun, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Maros diminta tetap melakukan absensi elektronik tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Maros, Suriana, menyebutkan, memang ada beberapa tindak lanjut pencegahan penularan covid-19. Namun, peniadaan fingerprint tidak termasuk.

Read More

“Kita tetap fingerprint, tetapi menyediakan antiseptik, seperti di depan, sebelum masuk kantor,” kata Suriana yang ditemui di kantornya, Selasa, 17 Maret 2020.

Dia melanjutkan, imbuan bupati ke BKPSDM, yakni terkait apel dan upacara Senin. “Sementara tidak dilaksanakan, terhitung tanggal 18 sampai 31 Maret,” imbuhnya.

Untuk memghindari kontak langsung, lanjut Suriani, pengiriman berkas yang menyangkut soal administrasi juga bisa dilaksanakan via email. Bisa pula langsung menghubungi call center.

“Ini untuk menghindari kontak langsung. Misal, surat cuti. Bisa dikirim lewat email saja,” kata mantan kepala bagian organisasi Pemkab Maros ini.

Sebelumnya, Bupati Maros, Hatta Rahman, memang telah mengeluarkan surat edaran. Beda-beda imabauan di tiap organisasi perangkat daerah.

Khusus BKPSDM, bupati mengimbau ASN tetap melakukan fingerprint dengan tetap memperhatikan kebersihan. Selain itu, apel dan upacara Senin ditiadakan untuk sementara. (kar)

Penulis : | Editor :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.