Mengintip Siswa Belajar lewat WA; “Ditulis di Mana Jawabannya, Pak?”

MAROS, MM – Pembelajaran lewat WhatsApp sudah aktif dilaksanakan hari ini, Rabu, 18 Maret. Modelnya, satu kelas, satu grup. Wali kelas, guru mata pelajaran, dan orang tua ada di dalamnya.

Seperti yang dilakukan SMPN 2 Maros, para guru tetap masuk sekolah. Mereka mengontrol siswanya yang belajar di rumah masing-masing dari sekolah.

Read More

Kepala SMPN 2 Maros, Jabaruddin Pasuloi, pun memperlihatkan interaksi antara guru dan siswanya. Pembelajaran berlangsung dari 08.00-11.30 Wita.

“Ini anak-anak sudah tanya, ditulis di mana jawabannya ini pak? Di kertasji?,” katanya sembari memperlihatkan pertanyaan siswa di WhatsApp.

Dalam percakapan tersebut, para siswa merespons soal yang diberikan gurunya. Meskipun gambaran materi selama dua pekan juga sudah diberikan kemarin, Selasa, 17 Maret 2020.

“Memang kalau ada yang tidak mengerti, bisa bertanya lewat WA. Jadi guru juga harus stand by. Kalau sudah selesai, siswa foto hasilnya dan upload ke grup,” jelas Jabar, sapaan karib Jabaruddin.

Namun, pembelajaran dari rumah ini tidak akan berhasil tanpa pendampingan keluarga. Harus terlibat. “Kita undang juga orang tua ke dalam grup,” imbuhnya.

Jabar menambahkan, bagi siswa yang tak punya smartphone, mereka sudah mendapatkan buku paket. Nantinya, tugas tersebut dikumpulkan saat masuk sekolah kembali.

Kepala Bidang Pembinaan SD dan SMP Dinas Pendidikan Maros, Abdul Muis, mengatakan, pihaknya memang butuh koordinasi orang tua. Jangan sampai anaknya tak belajar di rumah.

“Jadi betul-betul bukan libur. Hanya belajar dipindahkan sementara ke rumah,” kata Muis. (kar)

Penulis : | Editor :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.