“Jangan mi Ambil Videoku” Kata Pengunjung Warkop di PTB saat Didatangi Polisi

MAROS, MM – Polres Maros mulai turun langsung menyosialisasikan maklumat Kapolri terkait larangan di lokasi keramaian. Imbauannya dimulai dari warkop-warkop.

Ada beragam respons pengunjung terhadap sosialisasi yang dilaksanakan mendadak ini. Tiba-tiba saja polisi turun dari mobil lalu berbicara dengan pengeras suara.

Read More

Ada yang tampak terkejut, mengira kalau mereka ingin dibubarkan. Ada pula yang tak ingin terekam kamera awak media. “Aduh, jangan mi ambil videoku. Yang lain mo,” ungkap salah satu pengunjung warkop di kawasan kuliner PTB.

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Maros, Ipda OS Fredy, pun langsung memberikan penjelasan kepada mereka. Di kondisi seperti ini, hindari dulu keramaian demi menjaga diri dari penularan covid-19.

“Satu dua hari ini masih tahap sosialisasi. Setelah jangka sosialisasi, kita akan lakukan penindakan (pembubaran) seperti yang di Makassar,” ungkapnya, Selasa, 24 Maret 2020.

Dia pun mengingatkan masyarakat untuk tidak mengadakan perkumpulan di warkop sementara waktu. Polri tak segan-segan untuk menindak tegas apabila maklumat tak diindahkan.

“Semua bentuk pertemuan dan perkumpulan dilarang. Kami tetap membubarkan sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” ungkapnya.

Tak hanya di kawasan PTB, jajaran Polres Maroa juga menyambangi area kompleks ruko lain di terminal. Pantauan MataMaros.com, beberapa warkop memang sudah tampak sepi di siang hari. Bahkan ada yang sia dua pengunjung. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.