Seorang Wanita di Mandai Kena Tipu; Dijanji Jodoh, Rp100 Juta Melayang

MAROS, MM – Kasus penggandaan uang terjadi di Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai. Korbannya AI (59), seorang wanita tunaaksara keturunan Tionghoa. Dia ditipu hingga Rp100 juta.

Kanit Reskrim Polsek Mandai, Iptu Amilang, menyebutkan, tersangkanya pasangan suami istri (pasutri), IS (48) dan ME (44). Awalnya pasutri tersebut cuma tersangkut utang piutang.

Read More

Lantaran tak bisa membayarnya, AI meminta saja kepada mereka untuk mencarikannya dukun. Permintaan yang diingankan memuluskan hubungan asmara dan penjualan tanahnya.

“Si korban mau dicarikan dukun supaya laki-laki yang diinginkan mau sama dia. Kemudian, dia dijanjikan juga tanahnya bisa terjual,” ungkapnya, Kamis, 26 Maret 2020.

Namun, permintaan itu tak kunjung terwujud. Jodoh makin jauh. Uang pun diminta kembali. Alih-alih mengembalikan, pelaku justru malah menjanjikan kalau uang tersebut bisa digandakan.

“Jangankan tergandakan, modalnya saja tidak ada kembali,” kata Amilang.

Karenanya, AI dan anaknya melaporkan kasus penipuan tersebut ke Polsek Mandai, Rabu, 18 Maret 2020. “Ibunya menutup diri selama ini. Nanti ATM-nya dicek sama anaknya, ternyata sudah kosong,” imbuhnya.

AI merupakan seorang tunaaksara. Karenanya, selama ini proses transaksi selalu dibantu oleh ME. “Kerugian yang ada Rp68 juta. Tetapi setelah dihitung-hintung dengan uang tunai dan perhiasannya Rp100 juta,” sebut Amilang.

Pengakuan pelaku, lanjutnya, uang tersebut telah ditransferkan ke dukun yang disebut-sebut asalnya dari Madura. Namun, setelah penyelidikan, uang hanya dikirim ke rekening tersangka sendiri.

Kedua pelaku pun kini menjalani penahanan di Mapolsek Mandai. Mereka dijerat pasal 372 dan 378 KUHP tindak pidana dan penggelapan dengan ancaman empat tahun penjara. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.