Satu Warga Maros Positif Corona, Dokternya pun Kini Diisolasi

MAROS, MM – Satu warga Maros dinyatakan positif corona. Pasiennya laki-laki berumur 62 tahun asal Desa Teringangkae, Kecamatan Mandai.

“Iya betul. Ada positif 1 orang yang dirujuk dari RSAU dr Dody Sardjoto ke PJT (Pusat Jantung Terpadu) Wahidin,” ungkap dr Syarief, jubir covid-19 Pemkab Maros, Jumat, 27 Maret.

Read More

Padahal, kata dr Syarief, tak ada riwayat kontak dengan pasien positif menurut dokter yang anamnesis. Pasien juga tak melakukan perjalanan ke luar negeri sebelumnya. Termasuk umrah.

“Keluhannya jantung. Makanya dirujuk ke PJT Minggu (22 Maret). Kamis (kemarin) ada infonya dari PJT kalau pasien positif corona. Ini membingungkan. Dokternya tidak sangka,” imbuhnya.

Dokter yang memeriksa pasien di RSAU Dody Sardjoto pun kini harus menjalani isolasi. Begitu pula perawat yang menangani beserta driver ambulans.

“Persoalannya, kalau begini kan kita kurang tenaga medis lagi. Mereka diisolasi 14 hari loh. Pembatasan orang memang ini sudah harus ditegaskan,” kata dr Syarief.

Adapun total kasus covid-19 di Maros berjumlah 14 kasus. Masing-masing 1 positif, 3 PDP, dan 10 ODP. (fik)

Penulis : | Editor :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.