Bayar Mahal, Bimtek Kades se-Kabupaten Maros Dilapor ke Kejaksaan

MAROS, MM – Pelatihan peningkatan kapasitas perangkat desa itu sudah berlalu. Digelar di Hotel Horison Ultima, Makassar, 5-7 Desember 2019. Namun kabarnya, ada sejumlah peserta yang mengeluhkan tingginya biaya untuk mengikuti bimbingan teknis (bimtek) tersebut.

Informasi yang dihimpun, bimtek tersebut menghadirkan para kades sebagai peserta. Serta aparatur desa masing-masing. Satu desa bisa lebih satu orang perwakilannya.

Read More

Keluhan itu bahkan berujung aduan. Sudah diterima Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros. Bahkan sementara menelaah laporan pertanggungjawaban Bimtek Khusus Percepatan Penataan Kewenangan Desa se-Kabupaten Maros itu.

“Ada yang mengeluh pembayaran tinggi. Ada yang mengeluh kenapa mesti diarahkan ke situ (hotel),” ungkap Dhevid Setiawan, Kasi Intel Kejari Maros kepada MataMaros.com, Kamis lalu, 26 Maret 2020.

Namun, sampai sekarang pihaknya belum merinci berapa nominal yang dibayarkan kepala desa. “Permasalahan ini telah kami terima dan masih sementara kami telaah,” kata lelaki berdarah Soppeng ini.

Dhevid menjelaskan, laporan yang diterimanya belum mengarah ke siapa pun. Kepala desa diminta menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD) untuk mengikuti bimtek ini.

Menurutnya, penggunaan ADD tak ada masalah. Memang diperuntukkan untuk peningkatan aparatur. Baik itu kepala desa sendiri yang memanggil orang dari luar untuk peningkatan aparatur, maupun dikoordinir dinas pemberdayaan masyarakat desa.

“Teknisnya masing-masing aja. Yang jadi runyam ini kalau misalnya pertanggungjawabannya tidak sesuai,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Maros, Husair Tompo, mengaku, sedang ambil cuti saat pelaksanaan bimtek tersebut. Ia tak bisa memberikan banyak penjelasan.

“Koordinasi sama pelaksana tugas atau kabidnya, Pak Syamsul. Kira-kira 1-2 minggu saya balik lagi, laporannya berjalan lancar kata Pak Kabid (Pemdes),” ujar Husair.

Dia mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan salah satu lembaga. Bukan dari pihak dinas.

“Bagaimana prosedur, komitmen, dan sebagainya, kita tanya mi sama dia (kabid pemdes). Nanti Senin, ke kantor maki’ tanyakan ke dia,” tuturnya. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.