Pencegahan Corona, 57 Napi Bebas, Termasuk Ibu yang Melahirkan di Tahanan

MAROS, MM РSebanyak 57 penghuni Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Maros dibebaskan. Mereka keluar melalui asimilasi dan integrasi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19.

Kepala LKPA Maros, Jayadikusumah, menyebutkan, narapidana dan anak pidana ini memang telah memenuhi syarat untuk dibebaskan. Mereka terdiri atas laki-laki dewasa 46 orang, anak 11 orang, dan perempuan 3 orang.

Read More

“Narapidana dan anak pidana yang 1/2 menjalani masa pidana. Kemudian, di 31 Desember 2020 telah menjalani 2/3 (masa pidana), kita asimilasikan rumah,” ungkapnya, Kamis, 2 April 2020.

Kasus tahanan yang dibebaskan rata-rata tindak pidana umum dan kasus narkoba yang tidak mengalami subsider. Masa pidananya pun bervariasi, mulai dari satu tahun, empat tahun, bahkan ada kasus pembunuhan tujuh tahun.

Pihak LPKA masih melakukan pendataan kepada narapidana dan anak pidana yang bisa memenuhi syarat bebas. “Akan kami keluarkan sampai 7 April nanti,” imbuh Jayadi.

Selanjutnya, tahanan yang bebas dibawa ke Balai Pemasyarakatan Makassar untuk menyelesaikan proses administrasi. Adapun total penghuni LPKA kini berjumlah 371 orang usai dibebaskannya 57 orang.

Salah seorang tahanan perempuan, mengaku sangat bahagia adanya pembebasan. “Saya senang, terima kasih kepada pemerintah,” kata ibu yang menggendong anaknya ini.

Dia melahirkan anaknya yang kini berusia lima bulan di dalam LPKA. “Saya di dalam 10 bulan 18 hari. Mestinya baru berakhir 19 Juni 2020,” sebutnya. (fik)

Penulis : | Editor :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.