“Pasien” Isolasi Mandiri Disuplai Mi Instan dan Telur Selama 14 Hari

MAROS, MM – Pemenuhan kebutuhan logistik terhadap pasien poitif Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri dijamin. Sejauh ini totalnya ada empat warga yang berdomisili di Kecamatan Bantimurung, Lau, dan Marusu.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Kabupaten Maros, dr Syarifuddin, mengatakan, mereka diberi bahan makanan.

Read More

“Ada bantuan sembako. Kami juga tetap anjurkan agar menjaga daya tahan tubuh,” ungkapnya keoada MataMaros.com, Minggu, 5 April 2020.

Sembako tersebut, lanjut dr Syarif, juga sudah disalurkan ke beberapa wilayah, khususnya wilayah yang memang memiliki pasien positif Covid-19. “Jangankan yang bersangkutan (positif), tetangganya juga diberikan bantuan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Marusu, Sunarso, menjelaskan, pemerintah kecamatan telah menyuplai makanan untuk pasien positif dan keluarganya. “Insyaallah 14 hari terpenuhi. Apalagi wilayah yang sudah diisolasi,” katanya.

Bantuan itu terdiri atas mi instan dan telur. Menurutnya, isolasi mandiri memang lebih baik ketimbang dirawat di rumah sakit.

“Yang penting dia patuh. Karena efeknya lebih berbahaya kalau di rumah sakit, baik pada diri sendiri, perawat, maupun lingkungannya,” kata Sunarso.

Dia menambahkan, pasien yang melakukan isolasi mandiri lantaran tak ada gejala yang berlanjut, seperti sesak napas. “Imunnya bagus. Salah satunya karena makan makanan yang bagus. Bergizi,” ungkap Sunarso. (mal)

Penulis : | Editor :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.