Alat Tes Covid-19 Belum Tiba Juga, Ketua DPRD Minta Pemkab Transparan

MAROS, MM – Suplai alat rapid test Covid-19 untuk Maros masih ditunggu. Katanya terbatas. Namun, jumlah pastinya tak pernah dibeberkan.

Ketua DPRD Maros, Andi Patarai Amir, mengatakan, pemerintah harusnya lebih terbuka kepada masyarakat. Apalagi alat tersebut sangat dibutuhkan di saat-saat seperti ini.

Read More

“Kita minta pemerintah terbukalah sekaitan dengan alat rapid test itu. Berapa yang ada dan berapa sebenarnya yang dibutuhkan,” katanya kepada MataMaros.com, Senin, 6 April 2020.

Dia menyebutkan, sudah ada anggaran yang dialokasikan untuk kebutuhan alat tes. Termasuk dari dewan Rp1 miliar.

Patarai pun berharap, alat ini bisa tersedia sehingga masyarakat yang ingin memeriksakan diri bisa dilayani. “Kan ada beberapa kriteria itu, seperti pernah kontak dengan pasien positif atau termasuk di dalam wilayah terdampak Covid-19,” imbuhnya.

Sementara itu, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Kabupaten Maros, dr Syarifuddin, menyebutkan, jika sampai sekarang belum ada suplai alat rapid test. “Kita harap bisa di-drop, baik provinsi maupun pusat. Kita menunggu sebanyak-banyaknya,” katanya.

Sedangkan, persoalan jumlah stok saat ini, dia mengaku tak mengetahui persis. “Kalau puluhan ada,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Maros, Hatta Rahman, saat diwawancara 31 Maret 2020, menyebutkan jika alat rapid test tiba dalam waktu sepekan. Jika menghitung hari, mestinya alat tersebut sudah tiba besok, Selasa, 7 April 2020. (fik)

Penulis : | Editor :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.