Honorer Ditugaskan Jaga Tempat Cuci Tangan di Pelelangan

MAROS, MM – Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Labuang dan Pasar Tramo Maros masih menjadi pusat keramaian. Namun, Pemkab Maros merasa penyediaan fasilitas tempat cuci tangan sudah cukup untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Tenaga honorer akan diturunkan untuk menjaga.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Kabupaten Maros, dr Syarifuddin, menuturkan, cuci tangan justru lebih ampuh untuk membunuh virus. Sisa dilakukan sesering mungkin.

Read More

“Paling dianjurkan untuk siapa pun, baik itu pedagang maupun pelanggan. Kalau antiseptik kan tidak ada menetes. Artinya virus masih ada atau tidak. Kalau kurang maksimal, masih hidup,” jelas dr Syarif di kantornya, Senin, 6 April 2020.

Dia pun menyarankan tiap orang yang berkunjung ke pasar atau pelelangan ikan selalu mengingat cuci tangan. “Kalau sudah kontak dengan orang, uang, barang harus cuci tangan lagi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Maros, Muhadir, mengatakan, meski sudah ada fasilitas cuci tangan, kadang masih diabaikan. Karenanya, ia akan menugaskan stafnya untuk menjaga.

“Kalau tidak diarahakan, lewat-lewat saja. Ada tim yang mau ditugaskan, honorer mau stand by untuk mengarahkan,” ungkapnya.

Berdasarkan pantauan MataMaros.com, di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Maros sudah ada lima unit fasilitas cuci tangan. Sementara, di Pasar Tramo terdapat satu fasilitas di pintu utama. (mal)

Penulis : | Editor :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.