Ketua DPRD Tolak Pembukaan Grand Mall: “Penanganan Virus Saja Belum Maksimal”

MAROS, MM – Seluruh restoran, kafe, dan warkop di kompleks Grand Mall sudah bisa dibuka mulai hari ini, Kamis, 9 April 2020. Pemberitahuannya tertuang dalam imbauan terbaru bupati Maros.

Namun, Ketua DPRD Maros, Andi Patarai Amir, mengimbau kepada pemerintah kabupaten (pemkab) untuk menunda rencana pembukaan tersebut. Tunggu sampai suasana kondusif.

Read More

“Tutup saja dulu itu Grand Mall, sambil melakukan langkah-langkah mengurangi penyebarannya ini virus. Saya menolak untuk dibuka kembali,” tegasnya, Kamis, 9 April 2020.

Patarai mengatakan, alasannya penyebaran virus semakin bertambah di Kabupaten Maros. Sementara penanganan belum ada yang maksimal.

“Grand Mall kan sebenarnya sudah tutup. Kenapa mau buka lagi? Nanti kita akan rapatkan dengan dinas pariwisata. Saya minta komisi II untuk mengundang mereka rapat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata Disbudpar Maros, Yusriadi Arief, mengatakan, Grand Mall memang sudah diizinkan beroperasi kembali. Sisa pelaku usaha yang menentukan kapan mulai beroperasi.

Sebelumnya, Grand Malll memang telah mengumumkan buka mulai Jumat, 10 April 2020. Namun, pemberitahuan terbaru sudah bisa dibuka mulai hari ini, Kamis, 9 April 2020.

“Ini (imbauan) terbaru. Kan di luar Grand Mall tetap buka. Masa dibedakan. Ini kan bukan Grand Mall yang berkepentingan, tetapi pedagang yang menyewa,” jelasnya.

Ketentuan jam operasional juga berubah. Sebelumnya, pihak Grand Mall menetapkan batasnya hingga pukul 22.00 Wita. Namun, di imbauan bupati hanya sampai pukul 21.00 Wita.

“Semua restoran, kafe, dan warkop diberi kesempatan buka. Termasuk yang di dalam mal. Yang tutup itu kayak penjual pakaian dan Bintang,” ungkap Adi, sapaan karibnya. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.