Tugu Love Dibangun di Tanralili, Ungkapan Terima Kasih untuk Pahlawan di Tengah Wabah

MAROS, MM – Ada tugu hati yang tengah dibangun di Bumi Salam Sejahtera (BSS) Bukit Indah Kapuk, Dusun Kaluku, Desa Purna Karya, Kecamatan Tanralili. Bukan tanpa makna. Ini dibangun sebagai bentuk apresiasi kepada garda terdepan yang berjuang melawan Covid-19.

Owner PT Sanusi Karsa Tama (Sakatama), Abdul Salam selaku pengembang BSS Bukit Indah Kapuk, menjelaskan, sebenarnya perencanaan tugu sudah dibuat. Rancangan awalnya tangan dan bola dunia.

Read More

Namun, lantaran dibangun di tengah wabah Covid-19, tugu juga diinginkan memiliki makna yang terikat dengan kondisi pandemi ini. Salam pun mengubah perencanaan.

“Kita ubah menjadi tugu love sebagai ungkapan terima kasih kepada garda terdepan, penanganan Covid-19, dokter, perawat, polri, TNI, dan relawan,” tutur Salam, Sabtu, 11 April 2020.

Padahal, kata dia, tugu bola dunia sudah dirancang sejak tiga minggu lalu. Ide tugu hati tiba-tiba saja muncul lima hari lalu.

“Malam. Duduk-duduk di gazebo, tergerak hati saya jadikan tugu hati ini sebagai support kepada garda terdepan. Tiap hotel kan bikin lampu love untuk perawat. Kalau kita tidak, langsung tugunya,” ungkapnya.

Selain hati, ada pula tambahan kupu-kupu di atas desain hati. Menurutnya, itu sebagai simbol jika Covid-19 sempat merenggangkan cinta karena adanya social distancing.

“Semoga simbol kupu-kupu ini datang membawa berkah menyambung kembali cinta kita. Covid-19 pun hilang,” kata Salam.

Seniman tugu, Achmad Fauzi, mengungkapkan, tugu ini memang menjadi simbol apresiasi bagi paramedis. Bentuk dasarnya hati.

“Mereka kan bekerja dengan hati. Nilai kemanusiaannya tinggi dan ini juga peristiwa sejarah dunia,” ungkapnya.

Rancangan hatinya terpisah. Kemudian, ditambah kupu-kupu sebagai ciri khas Maros. “Hatinya berjarak. Nah, keberadaan kupu-kupu inilah yang membuat hati ini menyatu,” jelas Fauzi.

Tugu ini nantinya memiliki ukuran tinggi 8 meter tinggi dan lebar 3 meter. Targetnya sudah rampung dalam 10 hari ke depan. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.