Dua Warga Pakere Tolak Tes Covid-19, Trauma Petugas Medis Berpakaian Lengkap

MAROS, MM – Dua Warga Dusun Pakere, Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Simbang, menolak tes swab. Namun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros tetap memilih persuasif memintanya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Maros, Andi Davied Syamsuddin, mengatakan, masih yakin dengan pendekatan tersebut. Meskipun warga belum ingin mengikuti swab test.

Read More

“Kita tetap lakukan pendekatan persuasif. Dengan pendekatan aparat, kecamatan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat,” tuturnya, Senin, 12 April 2020.

Dia pun berharap, warga yang menolak swab test bisa memahami betul dampak Covid-19. “Karena ini bukan hanya penyebarannya ke orang lain, tetapi juga keluarga mereka sendiri,” katanya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Simbang, Ilyas Nur, mengungkapkan, dua warga tersebut memang terus menolak mengikuti swab test. Langkah sementara, warga diminta berdiam diri di rumah.

“Dia trauma melihat pakaian lengkap. Menolak tes swab. Mau diperiksa kalau petugas tidak memakai ADP,” ungkapnya.

Pihak puskesmas menduga jika salah satu pasien di Dusun Pakere tertular Covid-19 dari warga yang menolak swab tersebut. Apalagi, mereka sebelumnya memang berstatus Pasien dalam Pengawasan (PDP).

“Pasien positif mengaku tak pernah kontak dengan yang lain. Hanya dengan warga PDP ini yang sebelumnya dari umrah,” katanya. (kar)

Penulis : | Editor :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.