Corona Kian Berefek, PAD Perizinan Turun 50 Persen

MAROS, MM – Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor perizinan juga betul-betul terdampak selama wabah Covid-19. Menurun signifikan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Maros, Andi Rosman, mengatakan, penurunannya 50-70 persen. Sementara, target tahun ini Rp7,8 miliar.

Read More

“Target saya per bulan kan Rp750 juta. Maret masih bisa kita dapat Rp350-400 juta. Kalau April ini mudah-mudahan kita bisa Rp200-250 juta,” sebut Rosman yang ditemui di kantornya, beberapa waktu lalu.

Padahal, lanjutnya, pendapatan Januari 2020 masih Rp1 miliar lebih dan Februari Rp800 juta. “Memang ada dampak yang kami rasakan, seperti jumlah pemohon setelah awal Maret,” katanya.

Rosman menilai, kemungkinan aktivitas pembangunan memang berkurang. Kondisi tersebut tentunya sangat berdampak pada laporan IMB.

“Izin lain yang terdampak, yaitu izin penelitian mahasiswa. Paling yang masih ada SIUP-TDP,” ungkap eks Camat Turikale ini.

Namun, meski permohonan izin menurun, pelayanan DPM-PTSP tetap berjalan. Hanya saja, jam operasionalnya dibatasi. “Sebelumya pukul 08.00-16.00 Wita, sekarang cuma sampai pukul 13.00 Wita,” imbuh Rosman.

Segala jenis pengaduan pun tetap dilayani. Sisa pengunjung yang diminta untuk mengikuti protokol kesehatan. “Kami siapkan antiseptik dan pengunjung mesti menggunakan masker,” ujarnya. (fik)

Penulis : | Editor :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.