Ekonomi Terdampak Pandemi, Pengembang BSS Beri Cashback Rp10 Juta hingga September

MAROS, MM – Pengembang perumahan Bumi Salam Sejahtera (BBS) terus melakukan pembangunan hunian. Kini, tahap tiga BSS Land Mandai dirampungkan. Cluster rumah subsidi dan cluster vila di BSS Bukit Indah Kapuk juga sementara dikerjakan.

Namun, manajemen PT Sanusi Karsa Tama (Sakatama) sang pengembang menyadari sebagian masyarakat sedang terpukul ekonominya. Atau paling tidak mengalami penurunan. Makanya, berbagai promo pun diberikan sebagai stimulan.

Read More

Untuk rumah bersubsidi di semua lokasi perumahan BSS, ada cashback Rp10 juta rupiah. “Upaya membantu masyarakat dari dampak Covid-19,” ujar Abdul Salam, owner Sakatama, Senin, 20 April.

Promo ini terbilang besar. Itu jika ukurannya uang muka atau down payment (DP) rumah bersubsidi yang tidak sampai Rp10 juta. “Masa promo juga cukup panjang. Kami putuskan digelar sampai September mendatang,” imbuhnya.

Promo dampak Covid-19 juga berlaku untuk cluster vila di BSS Bukit Indah Kapuk. Setiap user yang melakukan transaksi hingga September nanti akan mendapatkan pendingin ruangan (air conditioner/AC) dua unit dan mesin penghangat air (water heater) satu unit.

Vila Dekat Bandara

Setelah lima tahun fokus mengembangkan rumah bersubsidi, Sakatama melalui brand BSS mulai menyasar juga segmen menengah atas. Andalannya adalah cluster vila di Bumi Salam Sejahtera (BSS) Bukit Indah Kapuk namanya.

Perumahan tersebut berkonsep vila. Lihat saja rumah contohnya yang sudah jadi. Berada di atas bukit dengan arsitektur etnik, khas Bugis-Makassar. Menariknya, lokasinya ada di tengah-tengah. Dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin saja hanya 9 kilometer.

Salam pengembang mengisahkan proses awal pemilihan lokasi dua tahun lalu. “Ini kok letaknya di desa tetapi sepertinya akan sangat strategis beberapa tahun lagi,” kenangnya, beberapa waktu lalu.

Prediksi Salam tidak meleset. Bukit Indah Kapuk yang berada di Dusun Kaluku, Desa Purna Karya, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros kini menjadi perlintasan yang semakin ramai. Jalan di depan perumahan yang sebelumnya berstatus jalan daerah tingkat dua sekarang sudah menjadi jalan provinsi.

Dari lokasi vila, begitu banyak tujuan yang bisa didatangi dalam waktu singkat. Ke Bantimurung cuma 15 menit, ke Maros kota malah kurang dari itu. Mau ke Lapangan Golf Padivalley di Kabupaten Gowa hanya 10 menit. Ke arah selatan, tembusnya ke Jalan Hertasning Baru, Makassar.

Makanya, bidikan pasar Bukit Indah Kapuk bukan hanya warga Maros. Namun juga Makassar, Gowa, atau bahkan daerah lain.

“Alhamdulillah setelah pre-launching, semakin banyak yang inden,” imbuh Salam.

Kelebihan lain yang ditawarkan pengembang adalah ada pilihan cluster. Vila masuk cluster luxury, harga Rp600 juta hingga Rp800 juta. Namun ada pilihan lain di cluster rumah sederhana, harganya Rp157 juta saja, sebab memang masuk kategori subsidi.

Cluster lain adalah Business Cluster. Ruko di bagian depan. Sekarang bahkan sudah ada ruko yang buka. Terakhir cluster wisata. Pengembang menargetkan bisa membuat destinasi wisata baru di tempat ini.

“Karena memang kita diuntungkan lokasi yang strategis. Saya membayangkan ketika destinasinya jadi, penumpang pesawat yang transit beberapa jam di bandara sini, bisa ke ke mari untuk refreshing,” ucap Salam.

Namun, Sakatama tetap membangun lebih banyak rumah bersubsidi. Harganya Rp157 juta. (fik)

Penulis : | Editor :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.